SuaraMalang.id - Sebuah video syur yang disebut-sebut mirip anggota DPRD Kabupaten Pasuruan beredar luas di tengah masyarakat. Video 10 detik itu menampilkan adegan tak senonoh.
Sosok yang berada di dalam video itu juga disebut-sebut anggota DPRD dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun sampai sekarang belum ada laporan resmi dan klarifikasi.
Oleh sebab itu, Badan Kehormatan (BK) DPRD setempat belum bisa mengambil tindakan apapun terkait beredarnya video tersebut. Hal ini disampaikan Ketua BK DPRD Saifullah Damanhuri, Kamis (25/08/2022).
"Sampai detik ini kita belum menerima laporan apa pun. Kalau pun ada yang laporan tentunya akan kita proses sesuai aturan yang ada," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Damanhuri juga mengatakan, sebelumnya juga pernah ada video yang serupa. Namun, sampai saat ini tidak ada yang melaporkan kejadian tersebut.
Damanhuri juga mengatakan bahwa dirinya sampai saat ini belum melihat video yang beredar. Bahkan, dirinya baru mendengar informasi tersebut dari rekan wartawan.
"Saya baru mendengar informasi ini kalau videonya belum melihat langsung," ujarnya.
Di lain tempat, Direktur Pusaka, Lujeng Sudarto mengatakan hal yang dilakukan anggota dewan sangat disayangkan. Nantinya masyarakat akan tidak percaya lagi dengan anggota dewan.
"Saya meragukan standart moralitas yang dipakai partai diatas kertas. Akan menjadi ironi Kabupaten Pasuruan yang dijuluki kota santri," katanya.
Baca Juga: Kades Pasuruan Dijebloskan Penjara Kasus Penipuan, Janjikan Korban Bisa Jadi Anggota Satpol PP
Dirinya juga mewanti agar kejadian ini sampai menjadi fenomena gunung es. Nantinya akan dilakukan oleh anggota dewan maupun dinas lainnya saat dinas diluar kota.
Berita Terkait
-
Kades Pasuruan Dijebloskan Penjara Kasus Penipuan, Janjikan Korban Bisa Jadi Anggota Satpol PP
-
Penganiayaan Siswa Terulang Kembali, Izin Sekolah Lanjutan Advent Pasuruan Terancam Dicabut
-
Belasan Pelaku Pengeroyokan Menewaskan Pemuda Pasuruan Menyerahkan Diri
-
Edan! Paman di Pasuruan Tega Cabuli Keponakan Sendiri
-
Napi Teroris dan Napi WNA Asal Bulgaria Pun Dapat Remisi di Momentum HUT Kemerdekaan RI
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang