SuaraMalang.id - Yoyok Efendi sepertinya enggak kapok harus jatuh di lubang yang sama. Resedivis kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) ini kembali ditangkap dalam kasus yang sama.
Yoyok warga Desa Ngadimulyo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan ini harus mendekam di penjara untuk kedua kalinya akibat kasus pencurian sepeda motor. Namun dalam aksinya kali ini Yoyok tidak sendirian.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo, menjelaskan kalau Yoyok dibantu satu orang temannya saat menjalankan aksinya mencuri sepeda motor di pinggir Jalan Raya Surabaya-Malang.
"Pelaku melakukan aksinya ini bersama temannya berinisial A. Kejadiannya tepat di pinggir jalan Surabaya-Malang, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (16/8/2022).
Adhi juga menjelaskan, kedua pelaku ini sudah merencanakan aksinya saat berada di warung kopi Pandaan. Setelah berdiskusi kedua tersangka langsung mencari targetnya di sepanjang jalan Surabaya-Malang.
Usai mendapatkan targetnya, Yoyok mengejek salah satu pengendara motor dengan kalimat kasar. Setelah mengucap kalimat kasar, pelaku dan temannya berhenti dan melakukan adu mulut bersama korban.
"Saat sedang adu mulut, pelaku langsung mengeluarkan sajamnya berupa pisau. Korban yang merasa ketakutan kemudian melarikan diri meninggalkan motornya," lanjut Adhi.
Korban yang meninggalkan motor di pinggir jalan memanggil temannya untuk mengambilkan motornya. Namun sesampai dilokasi teman korban diancam oleh pelaku dengan pisau yang dipegangnya.
Setelah motor Honda Vario 125 dengan nopol N 6366 TBO berhasil dikuasai langsung dibawa pulang kerumah pelaku Yoyok. Motor korban dibawa dengan pelaku dengan cara mendorong motor korban.
Baca Juga: Warga Pasuruan Bunuh Tetangganya karena Masalah Sepele Ini
Akibatnya korban mengalami kerugian sebesar Rp 12 juta. "Kami mengamankan barang bukti sepeda motor Vario 125 dan Supra X 125. Pisau yang digunakan pelaku juga kami amankan," kata Adhi.
Berita Terkait
-
Warga Pasuruan Bunuh Tetangganya karena Masalah Sepele Ini
-
Nelayan di Pasuruan Ditemukan Tewas Mengenaskan Diduga Korban Pembunuhan
-
Terjadi Lagi Kasus Penganiayaan Siswa di Sekolah Advent Purwodadi Pasuruan
-
Huruf Hijaiyah Tewas Tersengat Listrik saat Pasang Reklame di Pasuruan
-
Kades di Pasuruan Jadi Korban Penipuan, Beli Tanah Seharga Rp100 Juta Ternyata Milik Orang Lain
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang