SuaraMalang.id - Pria berinisial MAH (19) warga Gondanglegi, Kabupaten Malang diringkus terkait kasus penipuan. Korbannya seorang kurir cash on delivery (COD).
Kapolsek Gondanglegi, Kompol Pujiyono mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, MAH sudah dua kali beraksi melakukan penipuan.
"Modus pelaku saat COD, usai terima barang, berdalih kurang uang dan membawa kabur barang yang dipesan secara online," ujar Kapolsek Gondanglegi Kompol Pujiyono mengutip dari Timesindonesia.co.id jejaring Suara.com, Rabu (10/8/2022).
Kronologisnya, lanjut dia, Rabu (27/7/2022) sekitar pukul 14.45 WIB, korban mengirimn paket COD ponsel ke Desa Gondanglegi Kulon, Gondanglegi, Kabupaten Malang sesuai permintaan pemesan atau MAH.
"Namun usai menerima ponsel, pelaku berdalih harus pulang mengambil uang dikarenakan pembayarannya kurang. Ternyata alasan tersebut hanyalah modus penipuan. Pelaku tidak kunjung datang kembali menemui kurir," kata mantan Kapolsek Bululawang ini.
Masih kata Kompol Pujiyono, Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Gondanglegi, Senin (8/8/2022) pukul 15.30 WIB. Tepatnya saat aksi kedua kali pelaku akan melakukan penipuan lagi dengan modus sama.
"Diduga pelaku dengan cara yang sama akan melakukan pembelian HP secara On Line untuk kedua kalinya. Korban melapor kepada kami dan saat kami terima laporan, segera menindaklanjutinya dengan mengamankan pelaku," urainya.
Kata Kapolsek Gondanglegi, pelaku mengaku telah menjual ponsel dan uangnya habis untuk membeli spare part sepeda motor berupa sepasang shockbreaker dan rem motor.
"Tersangka diduga melanggar Pasal penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 dan atau 372 KUHP. Kami masih dalami lagi pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.
Terkait aksi pelaku tipu Kurir COD di Gondanglegi, Kabupaten Malang ini dia mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam transaksi jual beli sehingga terhindar dari aksi penipuan.
Berita Terkait
-
Viral Ibu-ibu Bayar Belanjaan di Minimarket Malang Pakai Uang Palsu, Beruntung Kasirnya Tahu
-
Bukan Santet, Pesulap Merah Beri Penjelasan Logis Kenapa Orang Bisa Muntah Benda Aneh
-
Sorotan Kemarin, Tim Khusus Polisi Buru Penyerang Desa Mulyorejo sampai PNS Malang Wajib Beratribut Arema
-
4 Cara Mengetahui Toko Belanja Online yang Asli, Jangan Keliru!
-
Pesta Miras di Malang Makan Korban, Satu Orang Mati, Satu Lagi Kritis
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak
-
Terbongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Malang Beromzet Jutaan
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan