SuaraMalang.id - Sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang asisten rumah tangga (ART) tengah menganiaya anak kecil, viral di media sosial.
Diketahui, peristiwa itu terjadi di sebuah rumah di kawasan Merjosari, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (3/8/2022) dini hari.
Video itu dibagikan oleh akun instagram @infomalangan.
Dalam video rekaman CCTV itu memperlihatkan suasana di dalam kamar tidur. Terlihat seorang perempuan berambut pendek tengah menggendong seorang bayi laki-laki.
Awalnya ia terlihat sibuk membenahi cara menggendong bayi tersebut. Namun, dari raut wajahnya ia terlihat kesal.
Ia kemudian mengarahkan posisi bayi itu ke dekapannya. Diduga ia mencoba untuk menidurkan bayi tersebut namun bayi itu tak kunjung tidur.
Awalnya bayi tersebut terlihat menutup mata. Namun tak lama kemudian, bayi itu terlihat melek. Sontak, tangan perempuan itu memukul wajah si bayi hingga ia menutupi wajahnya dengan tangan mungilnya seperti kesakitan.
Perempuan itu kemudian mengayun-ayunkan bayi tersebut sambil bermain HP.
Dalam keterangan diketahui jika perempuan tersebut bernama Dhea Addelya Kusumawati. Orang tua bayi tersebut mendapatkan Dhea dari agen penyalur ART di Kota Malang, yakni CV Tiga Putra.
Baca Juga: Viral Warganet Beli Oleh-oleh Khas Malang tapi Isinya Bikin Melongo
Orang tua bayi memilih ART dengan usia muda karena sebelumnya sempat 2 kali ganti ART karena permasalahan umur yang sudah tua.
Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.
"alasan lebih memilih resign dan mengurus anak sendiri," ujar abc***
"pentingnya cctv," kata itoq***
"apa dia gak lihat kalau di depan mukanya itu ada cctv?," imbuh g1612***
"kelihatan dia bukan orang yang telaten," komen alfian***
Berita Terkait
-
Tega! Kakek Penjual Tempeh Keliling Jadi Korban Perampasan dan Pemukulan
-
Terpopuler Kemarin: Pembunuh Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Terancam Hukuman Mati
-
Pemkab Malang Hibahkan Lahan 1 Hektare untuk Basarnas Dirikan Pos SAR
-
Viral Warganet Beli Oleh-oleh Khas Malang tapi Isinya Bikin Melongo
-
Pembunuh Bagus Prasetya Lazuardi, Mahasiswa Kedokteran UB Malang Terancam Hukuman Mati
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya