SuaraMalang.id - Angka perceraian di Kota Probolinggo sepanjang 2022 telah mencapai 292 kasus. Data tersebut diprediksi terus bertambah hingga akhir tahun.
Sedangkan pada tahun sebelumnya, jumlah gugatan perceraian yang masuk di Pengadilan Agama (PA) Kota Probolinggo mencapai 522 kasus dan seluruhnya telah dikabulkan.
Panitera Muda Hukum PA Kota Probolinggo Siti Nurul Qomariyah menyebutkan jika 292 kasus perceraian yang dikabulkan berasal dari 363 perkara talak yang sebelumnya diajukan ke PA Kota Probolinggo.
Siti menjelaskan banyaknya pengajuan cerai tersebut umumnya didominasi pernikahan dini dan faktor ekonomi. Pihaknya sebenarnya sudah mewanti-wanti pihak KUA agar menolak dan memberi syarat khusus bagi masyarakat yang akan mengajukan pernikahan dini.
"Syarat itu seperti harus menyertakan KK dan KTP orang tua kedua belah pihak, surat kesehatan dari dokter dan bidan jika hamil di luar nikah, serta syarat lainnya,” kata Siti.
Siti berharap peran orang tua agar bisa mengedukasi anaknya sebaik mungkin. Itu karena pernikahan dini menjadi pemicu utama dari ketidaksiapan mental dan pemikiran anak dalam membangun hubungan rumah tangga yang harmonis.
“Semisal saat rumah tangga si anak perempuan mendapati konflik, karena mentalnya masih tidak bisa jauh dari orang tua, maka bersangkutan biasanya memilih pulang ke rumah asalnya. Itu membuat pihak laki-laki akhirnya tidak betah, sehingga kemudia mengajukan cerai,” kata Siti.
Dengan banyak kasus perceraian dalam kurun waktu dua tahun terakhir, Siti memperkirakan jumlah tersebut akan terus meningkat apabila peran orang tua kurang maksimal dalam menjaga dan membimbing anaknya yang menikah di usia masih muda.
Baca Juga: Dicekoki Miras hingga Teler, Remaja Probolinggo Diperkosa Empat Pemuda
Berita Terkait
-
Rumah Tangga Hancur hingga Nekat Lakukan Aksi Kriminal, Begini Kondisi Korban Doni Salmanan
-
Pesan Menohok Mawar AFI untuk Mantan Suami ketika Anak Sakit: Sudahi Mabukmu
-
Setelah Gugat Cerai Sule, Nathalie Holscher Banjir Job: Alhamdulillah...
-
3 Alasan Perceraian Lebih Baik daripada Bertahan di Pernikahan Tidak Sehat
-
Reza Zakarya Kecewa Cerai dari Valda Alviana, Akui Tak Trauma Menikah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Gunung Semeru Erupsi Malam Hari, Letusan Capai 1.000 Meter dan Lava Pijar Mengalir
-
4.000 Personel Gabungan Siaga Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, Ini Alasannya
-
Ketel Uap Pabrik Tahu Meledak di Malang, Seorang Pekerja Tewas
-
BRI Peduli Prioritaskan Korban Terparah dalam Penyaluran Bantuan Bencana Cisarua
-
5 Fakta Anak Curi Motor di Malang, Aksi Terekam CCTV hingga Diselidiki Polisi