SuaraMalang.id - Malang nian nasib siswi di Banyuwangi berinisial S (18). Ia dipaksa keluar rumah selama 5 hari kemudian diperkosa 3 orang sampai akhirnya hamil.
Insiden pilu tersebut terjadi kurang lebih 10 bulan lalu. Saat itu S diajak keluar oleh SH yang tak lain warga tetangga desa tempat tinggal S bersama keluarga selama berhari-hari.
Di sela-sela waktu tersebut, S dipaksa minum minuman keras sampai mabuk tak sadarkan diri. Kemudian SH melancarkan aksinya, S ditiduri dan disetubuhi dalam kondisi mabuk.
Masih di hari sama, dua pria hidung belang berinisial F dan X juga merapat. Keduanya ikut melakukan rudapaksa korban di tempat sama. Modusnya juga sama S dicekoki miras hingga tak sadarkan diri terlebih dahulu.
Baca Juga: Catat! Ini Nomor Telepon Respons Cepat Pengaduan Kekerasan Seksual Polresta Banyuwangi
Kurang puas hanya sekali main, SH menambah jam asusilanya. Keesokan hari dia kembali meniduri korban. Namun berbeda cara dengan sebelum-sebelumnya, SH mengeluarkan cairan spermanya ke dalam vagina korban.
"Awalnya satu orang meniduri korban, tapi kemudian tiba-tiba datang lagi dua orang di hari sama. Keesokan hari kemudian si pelaku pertama itu nambah lagi," kata Very Kurniawan, aktivis perempuan dan anak yang mendampingi korban, Rabu (27/7/2022).
Very menjelaskan, sebelum korban berhasil dibawa pulang orang tua, sempat ada drama siasat untuk mengajak S pulang ke rumah.
Dari Ibu korban meminta tolong teman karibnya berinisial R warga Desa Badean untuk memancing korban agar ke rumahnya. Di sana korban kemudian dicecar oleh orangtuanya.
"Beberapa kali ditanya kemudian mengaku terjadi persetubuhan satu kali. Terus ditanya akhirnya terbongkar ada 3 orang yang telah melakukan tindakan senonoh," ujar Very.
Baca Juga: Pria Paruh Baya di Sumenep Rudapaksa Bocah di Bawah Umur Usai Tenggak Obat Kuat
Usai diketahui ada tindakan persetubuhan, korban kemudian diperiksakan ke Bidan, dan benar hasilnya positif hamil. Keluarga lalu meminta pelaku bertanggungjawab terhadap korban.
Berita Terkait
-
Film Horor 'Pembantaian Dukun Santet' Diangkat dari Thread Viral, Ini Ceritanya!
-
Selain Ketupat, Ini 4 Tradisi Lebaran yang Masih Hidup di Banyuwangi
-
Dulu Calon Bintang Timnas Indonesia, Jagoan Indra Sjafri Malah Ditendang Klub Kasta Terbawah
-
Kronologi Penolakan Film Lemah Santet Banyuwangi, MD Pictures Tarik Materi Promosi
-
Film Lemah Santet Banyuwangi yang Mengangkat Kisah Nyata di Tahun 1998
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno