Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Rabu, 27 Juli 2022 | 10:10 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap jurnalis perempuan. [Suara.com/Iqbal Asaputro]

SuaraMalang.id - Malang nian nasib siswi di Banyuwangi berinisial S (18). Ia dipaksa keluar rumah selama 5 hari kemudian diperkosa 3 orang sampai akhirnya hamil.

Insiden pilu tersebut terjadi kurang lebih 10 bulan lalu. Saat itu S diajak keluar oleh SH yang tak lain warga tetangga desa tempat tinggal S bersama keluarga selama berhari-hari.

Di sela-sela waktu tersebut, S dipaksa minum minuman keras sampai mabuk tak sadarkan diri. Kemudian SH melancarkan aksinya, S ditiduri dan disetubuhi dalam kondisi mabuk.

Masih di hari sama, dua pria hidung belang berinisial F dan X juga merapat. Keduanya ikut melakukan rudapaksa korban di tempat sama. Modusnya juga sama S dicekoki miras hingga tak sadarkan diri terlebih dahulu.

Baca Juga: Catat! Ini Nomor Telepon Respons Cepat Pengaduan Kekerasan Seksual Polresta Banyuwangi

Kurang puas hanya sekali main, SH menambah jam asusilanya. Keesokan hari dia kembali meniduri korban. Namun berbeda cara dengan sebelum-sebelumnya, SH mengeluarkan cairan spermanya ke dalam vagina korban.

"Awalnya satu orang meniduri korban, tapi kemudian tiba-tiba datang lagi dua orang di hari sama. Keesokan hari kemudian si pelaku pertama itu nambah lagi," kata Very Kurniawan, aktivis perempuan dan anak yang mendampingi korban, Rabu (27/7/2022).

Very menjelaskan, sebelum korban berhasil dibawa pulang orang tua, sempat ada drama siasat untuk mengajak S pulang ke rumah.

Dari Ibu korban meminta tolong teman karibnya berinisial R warga Desa Badean untuk memancing korban agar ke rumahnya. Di sana korban kemudian dicecar oleh orangtuanya.

"Beberapa kali ditanya kemudian mengaku terjadi persetubuhan satu kali. Terus ditanya akhirnya terbongkar ada 3 orang yang telah melakukan tindakan senonoh," ujar Very.

Baca Juga: Pria Paruh Baya di Sumenep Rudapaksa Bocah di Bawah Umur Usai Tenggak Obat Kuat

Usai diketahui ada tindakan persetubuhan, korban kemudian diperiksakan ke Bidan, dan benar hasilnya positif hamil. Keluarga lalu meminta pelaku bertanggungjawab terhadap korban.

Load More