SuaraMalang.id - Nasib apes dialami Rahmat, pemuda 24 tahun asal Desa/Kecamatan Tamanan Bondowoso. Ingin mendapatkan uang untuk foya-foya dengan cara cepat, ia bersepakat dengan rekannya, ENG untuk menjambret.
Sasarannya sengaja pada Emak-Emak yang dianggap lebih muda. Menggunakan motor matic, mereka berdua mencari mangsa di depan Pasar hewan Kecamatan Kalisat, pada Selasa (12/07) siang.
Sasaran pun tertuju pada Holifatul W, yang saat itu sedang berbelanja. Ibu muda 22 tahun asal Desa Gambiran Kecamatan Kalisat itu nampak sedang membawa tas selempang tangan perempuan yang dianggap mudah dirampas.
Namun naas, ternyata Holifatul mampu mempertahankan tasnya saat hendak dijambret. Upaya penjambretan itupun gagal. Rahmat yang duduk di belakang motor dan bertugas menarik tas itu akhirnya terjatuh dari motor.
Merasa gagal dan takut diamuk massa, ENG pun memilih lari meninggalkan rekan seperjuangannya itu. Jadilah Rahmat yang tertinggal sendiri di lokasi kejadian.
"Pelaku berhasil dibekuk anggota Polsek Kalisat yang saat itu melakukan patroli. Dia berhasil ditangkap setelah kita lakukan pengejaran bersama warga," ujar Kapolsek Kalisat AKP Musofa saat dikonfirmasi pada Rabu (13/07).
Beruntung, tersangka tidak sampai dihakimi massa. Tas tangan yang hendak dijambret pelaku berisi uang senilai Rp 400 ribu.
Rekan pelaku, ENG berhasil kabur meski motor Honda Beat yang digunakan untuk menjambret ikut terjatuh dan diamankan polisi sebagai barang bukti kejahatan.
Polisi juga mengamankan sebilah clurit yang digunakan sebagai alat kejahatan.
Baca Juga: Jalur Gumitir Terlanda Longsor, Setengah Badan Jalan Tertutup Tanah
"Tersangka membawa senjata tajam berupa clurit yang diselipkan dipinggangnya, sedangkan 1 orang tersangka atas nama ENG berhasil melarikan diri atau DPO," tutur Musofa.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Kalisat.
Kontributor : Adi Permana
Tag
Berita Terkait
-
Jalur Gumitir Terlanda Longsor, Setengah Badan Jalan Tertutup Tanah
-
Nelayan Jember Meninggal saat Melaut, Diduga Penyakitnya Kambuh
-
Makin Ganas, Sapi Mendadak Mati di Jember Padahal Sudah Dinyatakan Sembuh dari PMK
-
Malangnya Santri Asal Surabaya Ini, Tewas Tenggelam Saat Bersihkan Jeroan Hewan Kurban
-
Pelaku Perampasan Motor di Jember Tewas Secara Tragis Setelah Digebuki Massa
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata
-
Alasan Keselamatan, Pemkot Malang Serahkan Pengelolaan Jalur Perlintasan Kereta ke KAI
-
Serbuan Penumpang di Libur Iduladha: 5.460 Penumpang Padati Stasiun Malang
-
Ledakan Petasan di Singosari Malang Hanguskan Rumah dan Lukai Balita