SuaraMalang.id - Beredar video penemuan bocah yang sempat hilang diduga dibawa wewe gombel viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Video durasi 34 detik itu viral di media sosial TikTok. "soal bayi (balita) hilang umur hampir 2 tahun, diduga diculik oleh Wewe Gombel pas mau magrib ditemukan di pinggiran sungai kebun karet" tulis keterangan video mengutip dari Suarajatimpost.com jejaring Suara.com, Rabu (6/7/2022).
Informasi yang terhimpun, peristiwa itu terjadi sekitar dua hari yang lalu, di Dusun Manggungan, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru.
"Itu kejadian dua hari yang lalu, ada warga yang kehilangan anaknya balita umur sekitar 2 tahunan. Kejadiannya jelang magrib. Anak itu tiba-tiba hilang, yang kabarnya dibawa Wewe Gombel," kata warga setempat, Nursamsi, Rabu (6/7/2022).
Setelah dikabarkan hilang, lanjutnya, bersama warga sekitar. Balita malang itu dicari warga hingga masuk ke wilayah kebun karet dan sekitar jurang.
Dan menurut informasi Nursamsi, bayi tersebut hilang karena pada saat magrib bocah tersebut ditinggal ambil wudhu di dekatnya, tidak selang beberapa saat tiba tiba bayi itu hilang.
"Jaraknya dari rumah warga yang anaknya hilang, dari lokasi penemuan, kurang lebih 500 meteran. Posisinya ada di bawah jurang. Alhamdulillah kondisinya selamat," ucapnya.
Terpisah, Kapolsek Sumberbaru AKP Fahctur Rahman mengatakan, jika video viral itu tidak benar, dan dikabarkan balita hilang diculik Wewe Gombel.
"Nggak juga mas, biasa anak kecil bermain sampai di perkebunan karet. Karena rumahnya berdekatan dengan perkebunan, dan saat itu sedang ada hajatan perkawinan," kata Fahctur.
Baca Juga: Detik-detik Truk Terguling di Jalur Gumitir Jember - Banyuwangi
"Hanya masyarakat sendiri yang beropini di bawah sama wewe gombel," sambungnya.
Sementara itu menurut Plt. Camat Sumberbaru Nuryadi, kabar penculikan yang dilakukan Wewe Gombel belum bisa dibenarkan informasinya.
"Saya sudah menghubungi Kades setempat (Karangbayat), tapi belum ada jawaban. Tapi menurut Tokoh Masyarakat setempat kabar itu juga tidak diketahui kebenarannya. Mungkin itu hanya opini masyarakat, tapi kondisi di desa tersebut aman dan kondusif," ucapnya.
Beberapa informasi yang berhasil digali dari sumber, dan ada informasi di sekitar kebun karet tersebut memang ada rumah tua reot yang disinyalir memang tempatnya hantu Wewe gombel.
Ditanya lebih jauh apakah selama ini ada korban lain yang diculik, pihak sumber tidak bisa menyampaikan lebih, karena yang ia ketahui cuma itu saja anak kecil hilang diduga di gondol setan jenis Wewe gombel.
Berita Terkait
-
Gemas Bocah Ini Tetap Tunaikan Salat Meski Diganggu Kucing Peliharaannya
-
Bocah Gagal Shalat Gara-Gara Kucing, Warganet Dibuat Gemas
-
Cabuli Dua Bocah di Pidie, Pria Asal Sumut Ditangkap
-
Gegara ABG yang Nongkrong di Stasiun BNI Sering Nyampah, Siap-siap Bakal Ditindak Satpol PP
-
Tragis! Peluk Tiang Listrik, Bocah di Brebes Tewas Tersetrum
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Terbongkarnya Aksi Pembakaran Gudang Rokok di Malang, Pelakunya Ternyata Orang Dalam
-
Keberangkatan Dibatalkan, Ratusan Penumpang KAI di Stasiun Malang Refund Tiket
-
Arema FC Dibantai Persebaya 4-0, Manajemen Singo Edan Murka dan Tebar Ultimatum
-
Malang Dikepung Air: 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir Setelah Hujan Deras
-
Tiba di Madinah: Akhir Penantian 48 Jam Kloter 16 Malang Setelah Drama 'Technical Landing' di Medan