SuaraMalang.id - Sebuah video rekaman CCTV menangkap tiga orang diduga Warga Negara Asing (WNA) melakukan pencurian di sebuah restoran di Pasuruan Jawa Timur.
Loasi tepatnya di sebuah restoran di Jalan Hayam Wuruk Kelurahan Kebonsari Kecamatan Panggungrejo. Dalam video tersebut nampak ketiganya diduga menggunakan metode gendam atau hipnotis.
Pada akhirnya mereka berhasil memperdaya karyawan restoran dengan menggasak uang Rp 1 juta. Seperti pengakuan salah satu karyawan restoran Mubarok (25).
Ia mengatakan kalau tiga orang bule itu bergantian masuk ke dalam restoran. Seorang bule terlihat sibuk membeli minuman, satu bule lain sibuk membeli roti, sementara satu bule satunya berada di kasir.
“Awalnya satu laki-laki masuk, lalu disusul satu perempuan dan laki-laki lain. Semuanya tidak pakai bahasa indonesia tapi bahasa arab,” ujar Barok, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (02/06/2022).
Mubarok, menambahkan modus yang dilakukan oleh komplotan WNA itu dengan cara menukarkan uang di kasir. Mereka membuat bingung karyawan karena berkomunikasi menggunakan bahasa arab.
“Mereka mau tukar uang tapi pas saya kasih uangnya gak mau. Jadi saya bingung mereka mintanya uang yang ada kodenya,” imbuhnya.
Karena terus diajak ngobrol dengan bule itu, perhatian kasir pun teralihkan. Tanpa disadari, bule berbadan gempal itu merogohkan tangannya dan mencuri uang di meja kasir.
“Uangnya hilang 1 juta diambil dari tempat didalam kasir. Saya tidak sadar kalau mereka ngambil uang, baru taunya pas mereka sudah pergi,” ungkapnya.
Baca Juga: Penggerebekan Peracik Bom Ikan di Pasuruan, Lima Bom Diamankan
Karena mengalami kerugian jutaan rupiah, pihak restoran berencana melaporkan aksi pencurian bermodus hipnotis itu ke pihak kepolisian.
Sebelumnya, komplotan tiga bule itu juga pernah melakukan aksinya di Pasar Besar Kota Pasuruan. Modus yang digunakannya pun hampir sama yakni dengan meminta tukar uang kepada pedagang pasar.
Berita Terkait
-
Penggerebekan Peracik Bom Ikan di Pasuruan, Lima Bom Diamankan
-
Bayi Laki-laki Lucu Ditemukan di Bawah Pohon Pisang Belakang Gudang Bulog Pasuruan
-
Maling HP di Probolinggo Ini Kembalikan Barang Curiannya Gegara Aksinya Viral di Medsos
-
Pekan Ini Kota Pasuruan Masuk Level I PPKM Setelah Sebelumnya Naik Level II
-
Berita Populer Kemarin, 4 Pasien DBD Tewas di Pasuruan Sampai Peristiwa Begal Payudara
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih
-
Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen