SuaraMalang.id - Bujuk rayu video call sex (VCS) kembali memakan korban. MK, perempuan paruh baya berusia 43 tahun melapor ke polisi gara-gara video mesumnya tersebar.
Pelakunya tak lain adalah HND, pria 30 tahun yang pernah menjalin hubungan dengannya. Peristiwa bermula saat HND mengajak MK untuk melakukan video call bernuansa vulgar. Tanpa setahu MK, aksi VCS itu direkam oleh sang kekasih.
HND lantas memeras MK, agar memberinya sejumlah uang. Khawatir rekamannya tersebar, MK akhirnya memberikan uang secara terus menerus kepada pria asal Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Jember itu.
"Pemberian uang dilakukan secara bertahap dengan total sebesar Rp 4,8 juta. Hingga korban merasa sudah tidak punya uang lagi," kata Kapolsek Balung AKP Sunarto saat dikonfirmasi suara.com pada Selasa (31/05).
"Pelaku marah lalu mengirim Video dan foto vulgar korban yang merupakan hasil rekaman layar tanpa sepengetahuan korban itu ke beberapa temannya di grup WA," ujarnya menambahkan.
Mengetahui foto dan video vulgarnya disebar pelaku, korban pun kecewa dan takut. Namun ia kemudian memutuskan melaporkan kasus ini ke Polsek Balung.
Tak butuh waktu lama, polisi menangkap pria yang bekerja serabutan tersebut. "Korban melapor lantaran terus menerus di peras oleh pelaku," sambung Sunarto.
Akibat perbuatannya tersebut, pelaku diancam dengan dua pasal sekaligus. Pertama pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) UU RI 44/2008 tentang Pornografi, kedua pasal 45 ayat (1) tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Penyidik juga mengamankan barang bukti berupa 2 unit ponsel milik pelaku.
Baca Juga: Hotel di Gumukmas Jember Ini Jadi Sarang Prostitusi Terselubung, Model Bisnisnya Berjejaring
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
-
Hotel di Gumukmas Jember Ini Jadi Sarang Prostitusi Terselubung, Model Bisnisnya Berjejaring
-
Kurang dari 24 Jam Pembacok Pria Jember Dibekuk di Dalam Hutan, Korban Kritis Sempat Dikabarkan Tewas
-
Jalan Sempoyongan, Narto Ambruk Lehernya Luka Bacok di Jalanan Warga Jember, Pelaku 2 Pria Mabuk
-
Kasus Kerajinan Berbahan Satwa Lindung di Jember, Satu Orang Ditangkap, Kini Polisi Buru Pemasoknya
-
Warga Jember Terluka Parah Dibacok Orang Tak Dikenal
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi