
SuaraMalang.id - D'Masiv tetap manggung di Banyuwangi, Jawa Timur meski sempat mengalami kecelakaan di Jalan Raya Asembagus Kabupaten Situbondo, Minggu (27/3/2022).
Grup band DMasiv dijadwalkan tampil dalam pentas musik Simphony Musik Lintas Zaman bersama Rita Effendy, Deddy Dhukun, dan Almafilia, Gesibu Blambangan, Minggu (27/3/2022) malam.
Namun di tengah perjalanan, pada Minggu pagi minibus Toyota Innova yang dikemudikan FAD (27) warga Desa Licin, Kecamatan Licin, Banyuwangi oleng dan menabrak pohon serta PJU. Penyebab kecelakaan tunggal itu diduga karena sopir mengantuk.
Tampak Rian D'Masiv tampil menggunakan kacamata hitam untuk menutupi kondisi mata yang lebam, namun beberapa saat dia sempat membuka kacamata untuk meminta maaf kepada penonton dan seluruh masyarakat Banyuwangi.
"Kami mohon maaf karena ada sedikit insiden dalam perjalanan menuju Banyuwangi. sebenarnya kami tidak kuat, namun demi penonton dan seluruh masyarakat Banyuwangi kami tetap manggung dan menghibur kalian semua," kata Rian.
Selain Rian, sang gitaris Nurul Damar Ramadan tampak mengalami luka di bagian dahu. Selain itu, Drumer D'masiv, Wahyu Piaji mengalami sesak nafas dan luka di bagian dada.
Dalam konser tersebut, mewakili seluruh personel grup band d'Masiv meminta doa kepada semuanya, agar mereka segera pulih dan sembuh sepulang dari Banyuwangi.
"Kita minta doa agar kami segera pulih, mata saya sakit, merem terus. Doakan Rama (gitaris) jahitannya cepat kering, drummer D'Masiv juga, Wahyu Piaji sesak napas," ungkap Rian.
Dalam kesempatan tersebut, d'Masiv menyanyikan tembang andalannya, yakni Merindukanmu, Pergilah Kasih, Cinta Ini Membunuhku, Sinema dan Jangan Menyerah.
Baca Juga: Band D'Masiv Kecelakaan, Lucinta Luna Pamit Tinggalkan Indonesia
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi, H Sugirah juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas insiden yang dialami personel d'Masiv. Dia bersyukur karena grup band tersebut tetap manggung dan menghibur semuanya.
Berita Terkait
-
Tekan Angka Kecelakaan Saat Arus Balik, DPR Minta Rekayasa Lalu Lintas Harus Dioptimalisasi
-
Kecelakaan Fatal Mobil Listrik Xiaomi Renggut Nyawa Tiga Mahasiswi Karena Terkunci
-
Xiaomi SU7 Tabrakan dan 3 Mahasiswi Tewas Terbakar, Pintu Mobil Diduga Tak Bisa Dibuka
-
Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
-
Penjualan Asuransi Kendaraan Meningkat Jelang Lebaran, Tingginya Kecelakaan Jadi Faktor Pendorong
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
Terkini
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan