SuaraMalang.id - Kasus penganiayaan siswa SMP di Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan Jawa Timur menjadi sorotan pemerintah daerah setempat.
Kepala Dinas Pendidikan setempat, Hasbullah menilai kasus penganiayaan siswa tersebut sudah di luar batas kemanusiaan karena korban penganiayaan merupakan yuniornya.
Kepala dinas bahkan sempat menghubungi kepala sekolahnya, SMP Lanjutan Advent, namun sejauh ini tidak ada tanggapan sama sekali.
"Sudah saya hubungi pihak sekolah Lanjutan Advent, Kecamatan Purwodadi. Tapi panggilan saya tidak digubris," ujarnya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (24/03/2022).
Hasbullah juga menegaskan bahwa dirinya akan mencabut izin operasional. Hal ini dilakukan guna menjaga martabat sekolah di Kabupaten Pasuruan.
"Izin operasionalnya akan saya cabut sehingga sekolah tidak bisa beroperasi. Karna ini sudah melanggar norma-norma diwilayah pendidikan," katanya menegaskan.
Sebelumnya telah diberitakan dua anak sekolah SMP Sekolah Lanjutan Advent telah dianiaya oleh seniornya. Penganiayaan ini dilakukan oleh seniornya di asrama sekolah.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Tragis di Pasuruan, Pemotor Ini Merintih Kaki Kananya Putus di Jalanan
-
Kasus Penyelewengan Dana Bantuan Operasional Pendidikan Pasuruan, 10 Orang Sudah Jadi Tersangka
-
Kakek Sebatangkara di Pasuruan Meninggal di Dalam Kontrakan, Jasadnya Sudah Mengeluarkan Bau Menyengat
-
Tercatat 30 Kasus DBD di Kota Pasuruan Sepanjang Januari hingga Maret
-
Seorang Pendaki Hilang Saat Turun dari Puncak Gunung Arjuno Atas Nama Muhammad Naam Kurniawan
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
BRI Dorong Transformasi Perbankan Lewat Human Capital BFLP Specialist 2026
-
3 Kali Erupsi Gunung Semeru Hari Ini, Kolom Abu Capai 1 Kilometer
-
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Letusan 700 Meter Warnai Pagi Malang dan Lumajang
-
CEK FAKTA: Dito Ariotedjo Sebut Jokowi Terima Rp 2 Triliun dari Gus Yaqut, Benarkah?
-
BRI Ungkap Prospek Fintech Indonesia di Hadapan Investor Global