SuaraMalang.id - Warga yang tinggal di bantaran Sungai Welang Desa Sumber Ngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang was-was. Sebab, potensi banjir besar mengancam imbas tanah longsor.
Kepala Desa Sumber Ngepoh, Sutirsak mengatakan, banjir besar berpotensi terjadi karena tebing di wilayah setempat terlanda longsor hingga 6 hektare luasnya.
Tebing yang biasa disebut warga sekitar tebing Cerobong PT Malindo Raya itu 6 hektare lahannya kini gundul akibat bencana tanah longsor pada Selasa (8/3/2022) kemarin. Pepohonan di kawasan tersebut ambrol terdampak longsor.
"Dan kalau lihat itu, kalau hujan lagi pasti bahaya. Air hujan itu langsung turun ke sungai kecil dan meluap ke sungai Welang. Akibatnya warga desa kami yang tinggal di pinggir sungai pasti banjir," ujarnya, Rabu (9/3/2022).
Berdasar pantauan SuaraMalang.ID, dampak longsoran di tebing itu berbentuk huruf Y.
Tebing tersebut pun dipisahkan sekitar empat hektar pertanian sawah dari akses jalan desa.
Akibat tanah longsor tersebut, sebagian wilayah Desa Sumber Ngepoh terlanda banjir dengan tinggi sekitar 30 sentimeter. Selain itu, kandang hewan ternak milik warga sekitar di bawah tebing juga sebagian terendam longsoran.
"Kemarin itu sampai 30 sentimeter, ya kami duga awalnya dari longsor tebing kemarin itu. Dan ada kandang bebek dan ikan juga di sana yang sebagian terendam longsoran," ujarnya.
Sebagai upaya meminimalisasi potensi terjadinya banjir susulan, sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di bantaran sungai diimbau untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Iya kami sarankan untuk ngungsi karena kalau hujan lagi potensi banjirnya besar," tutur dia.
Baca Juga: Banjir di Lawang Malang Menyeret Lima Warga, Seorang Korban Ditemukan Tewas
Akses menuju lokasi bencana longsor ditutup lantaran membahayakan.
"Kami beri portal supaya gak lewat warga ke sini. Karena bahaya," ujarnya.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
4.000 Personel Gabungan Siaga Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, Ini Alasannya
-
Ketel Uap Pabrik Tahu Meledak di Malang, Seorang Pekerja Tewas
-
BRI Peduli Prioritaskan Korban Terparah dalam Penyaluran Bantuan Bencana Cisarua
-
5 Fakta Anak Curi Motor di Malang, Aksi Terekam CCTV hingga Diselidiki Polisi
-
BRI Dorong Transformasi Perbankan Lewat Human Capital BFLP Specialist 2026