"Di kelas mungkin ada tindakan rasis yang kental. Ketika saya dari Papua menjawab pertanyaan di kelas, atau lagi berdiskudi kadang teman-teman lain ketawa kayak merendahkan saya," ujarnya.
Bertha sebenarnya tidak nyaman akan perlakuan itu sejak semester satu. Namun dia tetap menjalani perkuliahan hingga tiga tahun kemudian karena dia berpikir di kampus untuk mencari ilmu.
"Jadi saya kalau memikirkan itu ya akan terganggu. Saya tetap memberikan komentar di kelas. Saya tetap berdiskusi di kelas meskipun ada tindakan yang kadang tidak mengenakkan," tutur dia.
Dia pun berharap dari pemerintah khususnya stakeholder di dunia pendidikan untuk memberikan kebijakan atas kesetaraan gender dan ras.
"Saya harap dengan kejadian saya ini pemerintah mampu mengimplementasi pengarusutamaan gender di berbagai sector serta mewujudkan tempat kerja, institusi pendidikan dan linkungan yang aman, maju, setara, serta bebas dari diskriminasi dan stigma yang ada," ujarnya.
Dia pun yakin perlakuan diskriminasi itu tidak hanya terjadi pada dirinya saja.
"Masih banyak perempuan lain yang melakukan perlakuan sama," tutupnya.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
BRI Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Ribuan Sembako Disalurkan & Pemudik Dimudahkan
-
Demi Mengabdi, Mahasiswa Rantau AM UM Tak Pulang Kampung saat Lebaran!
-
6 Restoran di Malang untuk Halal bi Halal: Dari Nuansa Jawa Kuno Hingga Hidangan Internasional
-
Mau Mudik? Ini Daftar Harga Tiket Bus AKAP Jakarta-Malang Jelang Lebaran 2025
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno
-
Isi Rumah Warga Gondanglegi Malang Ludes, Pelaku Ternyata Orang Terdekat