SuaraMalang.id - Pengakuan eks pegawai tidak tetap (PTT) di RSUD dr Moh Saleh Kota Probolinggo tentang adanya pungutan untuk jadi pegawai di RS berpelat merah tersebut, mendapat perhatian Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin.
Melalui pers rilis secara virtual dari kantor Pemkot Probolinggo, Habib Hadi meminta agar kasus ini segera ditangani aparat penegak hukum dan segera diusut tuntas.
"Saya berterima kasih sekali ya, dengan adanya laporan ini. Saya harap jika kasus ini memang benar adanya, bisa diproses secara hukum untuk oknum yang menarik uang sebesar itu pada calon karyawan RSUD ini," katanya.
Dalam surat terbuka yang disampaikan saat demonstrasi di depan kantor DPRD, Rabu (3/3/2022), sebanyak 128 eks PTT di RSUD dr Moh Saleh bersama aliansi LSM mengungkapkan adanya pungutan agar bisa bekerja di RS milik Pemkot Probolinggo itu.
Besarannnya antara Rp 30-50 juta. Namun belakangan, mereka malah diputus kontrak oleh manajemen RSUD.
Selama demo aliansi LSM, Habib Hadi turut hadir di tengah-tengah massa. Dirinya meminta keterangan dari salah satu korban PHK itu terkait adanya kasus jual beli jabatan ini.
Jika memang terbukti adanya, mereka membayar pada siapa dan oknum yang terlibat. "Namun sayangnya tidak diberi kesempatan bertanya saya oleh pendemo, dan saya sudah menunggu hingga proses orasi selesai," tambahnya.
Hadi juga menjelaskan, 128 eks pegawai tidak tatap itu bukan di-PHK, namun tepatnya kontrak kerja tidak diperpanjang. Karena memang perpanjangan kontrak ini dilakukan 1 tahun sekali.
Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengaku telah mengantongi nama dan data korban jual beli pekerjaan di RSUD dr Moh Saleh. Tinggal diproses penyelidikan, mencari siapa dalang dari kasus ini.
Baca Juga: Ratusan Pengemudi Demo Dishub Jateng, Pengamat: Banyak Pengemudi yang Harus Bayar Pungutan Liar
Berita Terkait
-
Kepala Desa Terpilih Meninggal Sebelum Dilantik, Pemkab Probolinggo Sebut Tidak Ada Pilkades Ulang
-
Banjir Melanda Kabupaten Probolinggo, Sebanyak 12 Desa Terendam
-
Harga Cabai Rawit di Probolinggo Pelan-pelan Naik Lagi Setelah Musim Panen Ini
-
Video Viral Imaman Musala Dibongkar Sejumlah Warga di Probolinggo Dipastikan Tidak Terkait Pilkades
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya