SuaraMalang.id - Pencurian sepeda motor memang meresahkan masyarakat di masa sulit gegara Pandemi Covid-19 ini. Polisi pun akhirnya bertindak tegas.
Misalnya Tim Jatanras Satreskrim Polres Malang. Mereka meringkus lima pelaku pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor. Dua pelaku diantaranya ditembak karena melawan saat hendak ditangkap.
Seperti dijelaskan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat. Dua pelaku yang ditembak ini masing-masing bernama Anom Joko Wasito (34), warga Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan, serta Sukamto (54), warga Desa Plandi Kecamatan Wonosari.
Sementara itu, tiga pelaku lain yakni; Hengki Fernando (26), warga Desa Bringin Kecamatan Wajak; Marno Wiyanto (40) warga Desa Dadapan Kecamatan Wajak; Dan Lutfi Anwar (58), warga Desa Wajak Kecamatan Wajak.
"Para pelaku ini sebelumnya sering melakukan kejahatan serupa di 7 TKP berbeda. Saat hendak dilakukan upaya penegakan hukum, pelaku melakukan upaya perlawanan hingga akhirnya petugas mengambil tindakan tegas terukur," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Sabtu (26/02/2022).
"Kita memahami bahwa kasus pencurian dengan pemberatan ini menjadi salah satu kasus yang marak terjadi di Kabupaten Malang. Ini menjadi salah satu atensi untuk bisa kita cegah dan kita ungkap," katanya menambahkan.
Tim Jatanras Satreskrim Polres Malang berhasil meringkus lima orang pelaku pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor.
Kapolres menambahkan, kasus ini berhasil diungkap berawal dari patroli siber yang dilakukan petugas. Setiap kali beraksi, pelaku hanya bermodal kunci T.
Ia juga mengimbau pada masyarakat agar lebih waspada sebab saat ini sedang marak pencurian motor. Kunci stang kendaraan, bermotor, katanya, belum cukup untuk memberi keamanan kendaraan.
Baca Juga: Korban Pencurian Kendaraan di Malang, Temukan Sendiri Pelakunya Melalui Facebook
"Karena pelaku dengan mudahnya bisa mencongkel dengan menggunakan kunci T," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Korban Pencurian Kendaraan di Malang, Temukan Sendiri Pelakunya Melalui Facebook
-
Rektor UIN Malang Sentil Para Pemelintir Omongan Menag Yaqut 'Membandingkan Azan dan Gonggongan Anjing'
-
Penghuni Tempat Isolasi Covid-19 Kota Malang Didominasi Lansia
-
Viral Jalanan di Malang Terendam Banjir Setelah Hujan Deras Mengguyur Sore Ini, Warganet Sebut 12 Tahun Tak Ada Solusi
-
Isu Pemilu 2024 Ditunda, Pengamat Politik dari UB Malang Nilai Bakal Ada Konsekuensi Berat
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Lawan Cekikan Harga BBM, Pemkot Malang Siap Hijrah ke Kendaraan Listrik
-
Latja Akpol di Polres Malang Fokus Perkuat Pengalaman Lapangan Taruna
-
Kardus di Kebun Tebu: Bayi Berjaket Merah Ditemukan Tak Bernyawa di Malang
-
Tantangan Menembus Alam: Ikhtiar Kabupaten Malang Merdeka dari Zona Buta Sinyal
-
Demi KDMP, 21 Lahan Hijau di Kota Malang Terancam Alih Fungsi