SuaraMalang.id - Teror maling motor terus berlangsung di Jawa Timur. Setelah di Probolinggo, kini giliran di Pasuruan. Para pemilik motor sekarang merasa tak aman.
Aksi maling motor di Kota Madinah (julukan bagi Kota Pasuruan) itu kembali terjadi. Terbaru, maling menggasak sepeda motor warga di minimarket setempat.
Komplotan maling yang terekam CCTV mencuri motor pemilik minimarket Agung Jaya di Kelurahan Kebonagung Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan.
Kasus ini sendiri kini sudah ditangani kepolisian. Hal ini dibenarkan Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Bima Sakti Pria Laksana.
"Pemilik motor sudah melaporkan ke Polres Pasuruan Kota kemarin Senin (31/1/2022)," ujar Bima, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (02/02/2022).
Sebelumnya, dalam rekaman CCTV terlihat dua orang pria berboncengan masuk ke parkiran minimarket pada Minggu (30/1/2022) pukul 20.21 WIB.
Melihat kondisi minimarket yang sepi, pelaku tanpa ragu menjebol kunci motor. Kurang dari 5 detik pelaku berhasil membawa lari honda beat kepunyaan pemilik minimarket.
Diduga komplotan maling tersebut adalah pelaku yang sama dengan kejadian curanmor di minimarket Alfamidi pada Jumat (25/1/2022) lalu.
"Dilihat dari videonya itu pelakunya sama persis dengan yang di Alfamidi," ungkap Kanit Reskrim Polsek Purworejo, Iptu Agung Sujatmiko.
Baca Juga: Emak-emak Terekam CCTV Curi Mainan di Toko, Barang Curian Disembunyikan di Dalam Daster
Untuk mencegah terulangnya kejadian pencurian sepeda motor, jajaran Satreskrim Polres Pasuruan kota akan melakukan operasi Kring Serse. Polisi juga akan memasang spanduk peringatan bahaya curanmor di sejumlah toko dan minimarket.
"Preventifnya kita galakkan lagi Kring Serse. Mulai pagi jam 10 sampai jam 2, terus lanjut malamnya juga. Setiap pemilik toko harus mengingatkan pembeli terkait waspada curanmor," katanya menegaskan.
Tag
Berita Terkait
-
Emak-emak Terekam CCTV Curi Mainan di Toko, Barang Curian Disembunyikan di Dalam Daster
-
Viral Video Rekaman CCTV Ibu-ibu Mencuri Mainan di Toko Pasuruan, Warganet Jadi Tak Tenang Belanja Pakai Daster
-
Dua Pelaku Curanmor Spesialis Mobil Pikap di Serang Dibekuk Polisi, Salah Satunya Residivis
-
Dirut PDAM Kota Pasuruan Robert Balbut Mengundurkan Diri, Imbas Dugaan Kasus Korupsi
-
Perangkat Desa Tanggulangin Pasuruan Mencuri Laptop Bareng Residivis, Berdalih Butuh Makan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya