SuaraMalang.id - BMKG melaporkan gempa berkekuatan 5.1 terjadi di laut selatan Kabupaten Malang. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, BMKG, Bambang Setiyo Prayitno menjelaskan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 12,14 derajat LS, 112,86 derajat BT, atau tepatnya di laut pada jarak 345 kilometer arah selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan pada kedalaman 10 kilometer.
Satu siswa SMAN 8 Malang terkonfirmasi positif Covid-19 atau Virus Corona. Kekinian, siswa bersangkutan menjalani isolasi.
Kepala Sekolah SMAN 8 Malang, Anis Isrofin membenarkan jika satu siswanya terpapar virus. "Iya ada satu orang (positif Covid-19)," ujar Anis mengutip dari Timesindonesia.co.id, Jumat (28/1/2022).
1. Gempa M5.2 di Tenggara Kabupaten Malang, Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG melaporkan telah terjadi gempa magnitudo 5.2 di 445 kilometer Tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (28/1/2022) pukul 18.20 WIB.
Pusat gempa persisnya di Koordinat: 12.14 LS-112.86 BT dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
2. Gempa M5.1 Selatan Kabupaten Malang Dipicu Aktivitas Sesar Aktif Dasar Laut Lempeng Benua Indo-Australia.
Gempa magnitudo 5,1 di Samudera Hindia selatan Jawa, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (28/1/2022) pukul 18.20 WIB, merupakan gempa dangkal. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut akibat aktivitas sesar aktif dasar laut pada lempeng benua Indo-Australia.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, BMKG, Bambang Setiyo Prayitno menjelaskan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 12,14 derajat LS, 112,86 derajat BT, atau tepatnya di laut pada jarak 345 kilometer arah selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan pada kedalaman 10 kilometer.
3. Satu Siswa SMAN 8 Malang Terpapar Covid-19, Siswa Sekelas dan Guru Belajar Daring
Satu siswa SMAN 8 Malang terkonfirmasi positif Covid-19 atau Virus Corona. Kekinian, siswa bersangkutan menjalani isolasi.
Kepala Sekolah SMAN 8 Malang, Anis Isrofin membenarkan jika satu siswanya terpapar virus.
Berita Terkait
-
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
-
Jembatan Cangar Ada di Mana? Sederet Tragedi di Balik Keindahan Wisata Pegunungan
-
Event Lari Nasional Hadir di Malang, Gabungkan Gaya Hidup Sehat dan Liburan dalam Satu Momen
-
Ramen Master: Kuliner Jepang Favorit Mahasiswa yang Ramah Kantong di Malang
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak
-
Terbongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Malang Beromzet Jutaan
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan