SuaraMalang.id - Persiraja lawan Persela Lamongan berakhir imbang dengan skor 2-2 pada pekan ke-21 Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (26/1/2022). Kedua tim penghuni dasar klasemen sementara ini harus puas berbagai poin.
Persela Lamongan sempat dua kali unggul melalui gol bunuh diri pemain sayap Rizky Yusuf Nasution. Kemudian melalui sundulan Valentino Telaubun.
Sedangkan Persiraja Banda Aceh menyamakan kedudukan berkat upaya dari Akhirul Wadan serta Assanur Rijal. Kedua gol penyeimbang itu tercipta melalui sundulan.
Akibat hasil imbang tersebut, Persela Lamongan naik ke peringkat 16 dengan torehan 17 poin. Sedangkan Persiraja Banda Aceh masih berada di posisi juru kunci klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 8 poin dari 21 laga.
Jalannya Pertandingan
Pada babak pertama, kedua tim bermain dengan tempo sedang dan saling melancarkan serangan, namun baik Persiraja Banda Aceh maupun Persela Lamongan tidak mampu menciptakan peluang yang membahayakan di 20 menit pertama.
Persela Lamongan unggul lebih dulu pada menit ke-29 melalui gol bunuh diri dari pemain sayap Persiraja Rizky Yusuf Nasution yang gagal mengantisipasi umpan silang Riyanto Abiyoso, yang mengubah skor menjadi 1-0.
Persela Lamongan hampir menggandakan keunggulannya pada menit ke-41 lewat sundulan Malik Risaldi, namun upayanya itu masih bisa dihalau oleh gelandang Bruno Dybal.
Persiraja Banda Aceh menyamakan kedudukan pada menit 45+1 melalui sundulan Akhirul Wadhan, yang memanfaatkan umpan dari Bruno Dybal dan mengubah skor menjadi 1-1, yang bertahan hingga babak pertama usai.
Baca Juga: Pelatih Persib Klaim Sudah Kantongi Cara untuk Redam Persikabo
Pada babak kedua, Persela Lamongan mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan mencetak gol pada menit ke-53 setelah upaya Valentino Telaubun mampu menjebol gawang dari Fakhrurrazi Quba.
Guilherme Batata yang mengeksekusi tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan Persiraja mengirimkan umpan ke kotak penalti yang disambut dengan sempurna oleh sundulan Valentino Telaubun dan mengubah skor menjadi 2-1.
Persiraja langsung merespon gol dari Persela Lamongan dan pada menit ke-63. Bruno Dybal memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan setelah menerima umpan dari Dendi Hartono, namun upaya pemain asal Brazil tersebut masih bisa diamankan kiper Abdul Rohim.
Gol penyama yang dinanti-nanti oleh Persiraja akhirnya hadir pada menit ke-86 melalui sundulan Assanur Rijal setelah menerima umpan dari Muhammad Rifaldi dan membuat skor kembali sama kuat 2-2.
Persiraja Banda Aceh memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan pada menit ke-87 ketika Assanur Rijal melepaskan tembakan keras ke gawang Persela Lamongan, namun upaya tersebut masih bisa dihalau oleh Abdul Rohim dan membuat skor 2-2 tetap bertahan hingga pertandingan usai. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Terbongkarnya Aksi Pembakaran Gudang Rokok di Malang, Pelakunya Ternyata Orang Dalam
-
Keberangkatan Dibatalkan, Ratusan Penumpang KAI di Stasiun Malang Refund Tiket
-
Arema FC Dibantai Persebaya 4-0, Manajemen Singo Edan Murka dan Tebar Ultimatum
-
Malang Dikepung Air: 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir Setelah Hujan Deras
-
Tiba di Madinah: Akhir Penantian 48 Jam Kloter 16 Malang Setelah Drama 'Technical Landing' di Medan