SuaraMalang.id - Belasan pelaku pengeroyokan pada malam Tahun Baru 2022 kemarin di Kota Malang diamankan kepolisian setempat. Total sebanyak 14 orang ditahan dalam kasus.
Polisi mengantongi bukti visum dan kerusakan paca di rumah korbannya. Hal ini disampaikan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto dalam jumpa pers di Kota Malang, Kamis (06/01/2022).
Menurut Budi, ada satu tempat kejadian perkara (TKP) pada kawasan Merjosari, dan dua kejadian di sekitar Jalan Candi Sewu, Kota Malang.
"Para pelaku diamankan oleh Satreskrim Polresta Malang Kota bersama polsek jajaran dan Sat Samapta," kata Kombes Pol Budi.
Budi menjelaskan, sebanyak 14 orang tersangka tersebut diamankan dari dua kasus berbeda. Sembilan orang tersangka diamankan terkait kasus penganiayaan yang terjadi di Merjosari, dan lima lainnya terlibat perkelahian di Jalan Candi Sewu, Kota Malang.
Pada kasus pertama yang terjadi di kawasan Merjosari, lanjutnya, bermula pada saat perayaan malam tahun baru 2022. Tiga orang pemuda yakni EM, PS dan KA berada di dalam rumah kontrakan dan kemudian didatangi dua pemuda lain yang berusaha masuk secara paksa.
Di luar rumah kontrakan tersebut, ada tujuh orang lain yang sudah menunggu yang kemudian melakukan pelemparan batu bata hingga memecahkan kaca rumah kontrakan tersebut.
"Setelah kejadian itu, korban langsung melapor kepada polisi dan pagi harinya para pelaku bisa diamankan," ujarnya.
Sementara kasus lain yang ada di Jalan Candi Sewu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo menjelaskan, kejadian perkelahian itu bermula dari pesta minuman keras untuk menyambut perayaan tahun baru 2022 yang dilakukan sekelompok pemuda.
Baca Juga: Dua Polisi Resmi Jadi Tersangka Pengeroyokan Remaja 14 Tahun Di Jatinegara
Pada awalnya, pesta perayaan malam tahun baru tersebut berlangsung tanpa ada insiden. Namun, dua pemuda yakni FJ dan FA berselisih paham dan memicu terjadinya pertengkaran. FA kemudian mengusir FJ.
"Karena merasa tidak terima, FJ kemudian melakukan pemukulan kepada FA. Saat itu diketahui dua orang lain yakni LA dan AFF. Setelah itu, FA dan LA balik memukuli FJ dan menyuruhnya pergi," papar Tinton.
Namun, FJ yang tidak menerima kejadian itu kemudian kembali ke tempat kos tersebut dan menendang wajah FA. Ulah FJ itu diketahui pemuda lain FW dan AE yang kemudian mengeroyok FJ bersama-sama dengan FA.
Kejadian itu, dilerai oleh AFF dan minta FJ untuk segera meninggalkan lokasi tersebut. Kemudian, FJ membuat laporan polisi dan menyatakan bahwa dirinya telah dikeroyok oleh beberapa orang.
"Kemudian polisi menangkap empat pelaku yang ikut terlibat dalam pengeroyokan. Tetapi kemudian FA juga melaporkan balik FJ terkait kasus yang sama," ucapnya.
Berdasarkan dua laporan pada TKP di Jalan Candi Sewu tersebut, kepolisian kemudian mengamankan lima orang pemuda dan semuanya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Tinton tidak menoleransi adanya tindakan kekerasan di wilayah Kota Malang.
Berita Terkait
-
Dua Polisi Resmi Jadi Tersangka Pengeroyokan Remaja 14 Tahun Di Jatinegara
-
Arema vs Persikabo Skornya 'Kaca Mata', Eduardo Almeida: Saya Pikir Hasilnya Layak
-
Viral Balita Jatuh Kepalanya Ditangkap Pakai Kaki Mamanya, Warganet Kira Bakal Dijuggling
-
Lewat Video Call, Addie MS Kagum dengan Ibu Pengamen Keroncong Asal Malang yang Viral
-
4 Fakta Kasus Anak Bunuh Bapak Kandung Secara Kejam di Malang
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Danantara Perluas Akses Keuangan Masyarakat
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Kuli Bangunan Pretheli 17 Tower Telekomunikasi di Malang
-
BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo