SuaraMalang.id - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur ( Jatim ) mulai merangkak naik. Kenaikan ini disinyalir terjadi menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2022.
Harga-harga bahan pokok yang naik ini antara lain minyak goreng dan cabai. Untuk minyak goreng curah yang sebelumnya berada di kisaran harga Rp 17 ribu per kilogram kini berada di harga Rp 20 ribu.
Sementara untuk cabai, kenaikan terjadi untuk semua jenis. Sepekan lalu misalnya, harga cabai rawit masih di kisaran Rp 28 ribu kini mencapai Rp 43 ribu per kilogram.
Dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, cabai merah besar yang awalnya berkisar di harga Rp 26 ribu ada sedikit kenaikan menjadi Rp 28 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit hijau yang awalnya masih berada di rata-rata Rp 22 ribu kini berkisar di harga Rp 32 ribu.
Baca Juga: Warga Kediri Diminta Kurangi Mobilitas Jelang Libur Akhir Tahun
"Kalau minyak goreng memang sudah mengalami kenaikan harga mulai bulan kemarin. Untuk cabai Seminggu yang lalu," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, Jumat (3/11/2021).
Nanin menyebut, kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok tersebut dipengaruhi oleh stok barang yang berkurang. Meski mulai terjadi peningkatan permintaan dan kenaikan harga, pihaknya menjamin untuk ketersediaan barang masih aman.
Diskopumdag Banyuwangi juga akan melakukan langkah antisipatif dengan operasi pasar jika memang diperlukan.
Berita Terkait
-
Film Horor 'Pembantaian Dukun Santet' Diangkat dari Thread Viral, Ini Ceritanya!
-
Selain Ketupat, Ini 4 Tradisi Lebaran yang Masih Hidup di Banyuwangi
-
Dulu Calon Bintang Timnas Indonesia, Jagoan Indra Sjafri Malah Ditendang Klub Kasta Terbawah
-
Kronologi Penolakan Film Lemah Santet Banyuwangi, MD Pictures Tarik Materi Promosi
-
Film Lemah Santet Banyuwangi yang Mengangkat Kisah Nyata di Tahun 1998
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno