SuaraMalang.id - Korban banjir bandang di Kota Batu Jawa Timur berambah menjadi lima orang. Sementara empat orang masih dilakukan pencarian.
Seperti disampaikan Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu, Jumat (05/11/2021). Ia mengatakan hingga saat ini tercatat lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir bandang yang terjadi pada enam wilayah di Kota Batu tersebut.
Agung menjelaskan, tiga korban tambahan yang saat ini belum teridentifikasi tersebut ditemukan tim gabungan. Sementara dua lainnya telah teridentifikasi atas nama Wiji, dan Sarip warga Dusun Sambong.
"Total lima orang. Yang diselamatkan enam, dan dalam pencarian ada empat," ucap dia, seperti dikutip dari Antara.
Baca Juga: Update Banjir Bandang Kota Batu, Bapak dan Anak Ditemukan Meninggal
Selain dilaporkan lima warga meninggal dunia, data terakhir dilaporkan tersisa empat orang dalam pencarian.
Sementara itu, untuk korban selamat, tercatat ada enam orang, yakni Bayu Agung Setiawan warga Toyomerto, Saiful warga Toyomerto, Fainis warga Sumbersari, Linda Ariesta warga Dusun Kajar, Muhoratul Jannah warga Jln. Samadi, dan Arif warga Kota Malang.
Tim gabungan juga terus berupaya melakukan langkah-langkah percepatan penanganan banjir bandang dengan mengutamakan operasi pencarian pertolongan, pembersihan sisa material banjir bandang, mendirikan tempat pengungsian dan distribusi logistik kepada para penyintas.
Sementara dalam keterangan tertulis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah dilakukan upaya percepatan penanggulangan bencana dengan mengirimkan beberapa jenis bantuan.
Jenis bantuan yang didistribusikan BNPB tersebut meliputi selimut 200 lembar, tenda pengungsi dua unit, lauk pauk 201 paket, matras 200 lembar, makanan siap saji 204 paket dan masker 2.000 lembar.
Baca Juga: Masyarakat Terdampak Banjir di Kota Batu Dapat Bantuan dari BRI
Banjir bandang terjadi di wilayah Kota Batu pada Kamis (4/11) siang kurang lebih pukul 14.00 WIB.
Berita Terkait
-
Banjir Bandang Melanda Sukabumi, 91 Ribu Jiwa Terdampak
-
Bekasi Banjir Bandang, KAI Lakukan Rekayasa Operasional KRL
-
Puncak Bogor Porak-Poranda, 7 Jembatan Hancur Diterjang Banjir Bandang
-
Banjir Bandang Susulan Kembali Terjadi di Puncak Bogor, Satu Balita Dikabarkan Jadi Korban
-
Duka Puncak Bogor, Asep Mulyana Ditemukan Meninggal Usai Terseret Banjir Bandang
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno
-
Isi Rumah Warga Gondanglegi Malang Ludes, Pelaku Ternyata Orang Terdekat