SuaraMalang.id - Idris Al-Marbawy atau Gus Idris menyatakak video pasangan gancet hanya konten alias settingan. Ia juga menyangkal konten Youtube miliknya mengandung unsur pornografi.
Idris menjelaskan, bahwa video pasangan gancet yang kemudian didoakan supaya sembuh itu tujuannya untuk edukasi (konten mendidik).
"Kan sudah jelas dalam disclaimer. Untuk edukasi adanya konten itu. Pornografinya gak ada insyallah gak ada," ujarnya ditemui di Mapolres Malang, Kamis (16/9/2021).
Sementara, terkait kedatangan ke Polres Malang dijelaskan Idris memenuhi pemanggilan penyidik terkait kasus dugaan hoaks penembakan.
"Pemeriksaan masih perkara yang dulu," katanya.
Meski demikian, Ia enggan menjelaskan rinci apa saja yangn ditanyakan penyidik.
"Nanti ya insyallah penasihat hukum saya yang akan bicara," imbuhnya.
Terpisah, Kapolres Malang AKBP Raden Bagoes Wibisono melalui Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Baralangi membenarkan, Idris diperiksa hari ini. Tujuannya untuk melengkapi berkas yang diminta Kejaksaan Negeri Malang.
"Dijadwalkan ada pemeriksaan tambahan, untuk melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk JPU (Jaksa Penuntut Umum)," jelasnya.
Baca Juga: Viral Video Pasangan Gancet, NU Malang Sebut Konten Gus Idris Melenceng dari Syariat
Setelah berkas lengkap setelah pemeriksaan ini, polisi akan melimpahkannya ke Kejaksaan Negeri Malang.
"Kalau lengkap. Segera akan kami limpahkan ke Kejaksaan," ujarnya singkat.
Sebagai informasi, dalam kasus penyebaran informasi hoaks, Idris tidak sendirian menjadi tersangka. Ada juru bicaranya, Ian Firdaus yang juga menjadi tersangka.
Keduanya dijerat Pasal 14 ayat 1 dan dan ayat 2 atau Pasal 15 UU Nomor 01 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Junto Pasal 55 KUHP.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Lirik Vulgar Berujung Polisi: Yakuza Maneges Pastikan Icha Chellow & Mala Agatha Tak Ada Kata Damai
-
Pasar Turen Mencekam: Saat Gunungan Sampah Berubah Jadi Petaka Membara
-
BRI Dorong UMKM Kuliner "It's Me Time" Asal Jawa Timur Raih Kesuksesan di Pasar Ekspor
-
50 Bundel Dokumen dan Misteri Perubahan Merek: Proyek Ambulans Malang Dibidik Jaksa
-
BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Nikmati Promo Kredit Kendaraan Berbunga Spesial