SuaraMalang.id - Setelah beberapa hari lalu angka kasus Covid-19 di Kota Batu sempat menurun, kini ternyata naik lagi. Sekan sepekan lalu terpantau kasus mulai naik.
Hal ini nampak dari kondisi tempat Isoter di Kota Batu. Bila sebelumnya sempat kosong, namun sejak 9 Oktober 2021 hingga hari ini Minggu (17/10/2021) mulai ada penambahan kasus meski tidak signifikan.
Seperti dikatakan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu Onny Ardianto. Ia mengutip data Dinas Kesehatan Kota Batu kondisi Kota Batu saat ini skornya 2,73.
"Kota Batu masih bertahan pada zona kuning atau risiko rendah. Padahal sebelumnya skor mencapai 2,79. Ada penurunan 0,06," katanya, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media SuaraJatim.id, hari ini.
Sejak 9 Oktober 2021, lanjut Onny, kasus terbanyak yakni terkonfirmasi lima pasien. Sampai hari Sabtu (16/10/2021) terdapat kasus aktif sebanyak 19 orang.
"18 orang diantaranya menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Kota Batu, sisanya satu orang menjalani isolasi terpusat di shelter YPPII Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu," ujarnya.
Onny menambahkan, hingga hari ini munculnya kasus baru konfirmasi Covid-19 masih berasal dari kontak erat keluarga pasien konfirm. Saat ini jumlah kumulatif kasus konfirmasi Covid-19 mencapai 3.104 pasien.
Kasus kesembuhan secara kumulatif, lanjut Onny, mencapai 2.819 orang. Serta kasus kematian kumulatifnya sejumlah 266 orang. Selanjutnya, Onny mengajak masyarakat Kota Batu untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan menerapkan 5M.
Menurutnya, meski mayoritas masyarakat Kota Batu telah mendapatkan vaksin Covid-19, diharapkan tetap menjaga prokotol kesehatan dengan disiplin.
Baca Juga: Inspiratif! Akibat Lengan Patah, Lalu Terbitlah Nasgor 'Robot' di Malang
"Selalu terapkan protokol kesehatan, jaga kesehatan dan jangan menganggap remeh meski sudah vaksin," ujarnya.
Berita Terkait
-
Inspiratif! Akibat Lengan Patah, Lalu Terbitlah Nasgor 'Robot' di Malang
-
Asyik! Uji Coba Buka Mall Buat Anak di Bawah 12 Tahun di Kota Malang Direstui Pusat
-
Jelang Bigmatch Lawan Persija, Singo Edan Arema FC Dalam Performa Terbaik, Tapi...
-
Jadi Tamu Perdana Podcast Polres Malang, Gus Miftah: Deddy Dulu Pertama Juga Sama Saya
-
Habis Perdayai Emak-emak, Jambret di Malang Ini Kebingungan Masuk Jalan Buntu
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang