-
Polisi gadungan rampas mobil korban setelah pura-pura ingin membeli kendaraan.
-
Pelaku ancam korban pakai pistol mainan dan sempat memborgol.
-
Polisi tangkap pelaku dan amankan mobil serta barang bukti.
SuaraMalang.id - Kasus polisi gadungan yang merampas mobil milik seorang warga akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Polres Malang, Jawa Timur (Jatim).
Aksi kejahatan tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, setelah pelaku berpura-pura menjadi anggota kepolisian untuk menguasai kendaraan milik korban.
Dalam kasus polisi gadungan ini, pelaku diketahui berinisial MS (40), warga Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Ia diduga merampas mobil Toyota Kijang Innova milik korban berinisial JA (20), seorang warga Lumajang. Peristiwa tersebut bermula ketika korban mengunggah mobilnya untuk dijual melalui media sosial Facebook.
Modus polisi gadungan tersebut bermula saat pelaku menghubungi korban dan mengaku tertarik membeli kendaraan yang ditawarkan. Setelah beberapa kali berkomunikasi, keduanya sepakat bertemu untuk melihat langsung mobil yang dijual.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, saat pertemuan berlangsung pelaku meminta izin mencoba kendaraan dengan alasan melakukan uji coba atau test drive.
“Pelaku awalnya menghubungi korban dan mengaku berminat membeli mobil yang diposting di media sosial. Saat bertemu, pelaku meminta mencoba kendaraan tersebut dengan alasan test drive,” kata Bambang, dikutip dari BeritaJatim, Jumat (6/3/2026).
Namun, perjalanan yang awalnya dilakukan untuk mencoba kendaraan berubah menjadi ancaman. Ketika mobil melaju menuju wilayah Poncokusumo yang relatif sepi, pelaku tiba-tiba mengancam korban menggunakan pistol yang kemudian diketahui sebagai pistol mainan jenis revolver.
Pelaku kemudian mengaku sebagai anggota polisi dan menuduh korban sebagai penadah mobil. Dalam aksinya, pelaku juga sempat memborgol korban agar tidak dapat melakukan perlawanan.
“Pelaku mengancam korban menggunakan pistol yang belakangan diketahui merupakan pistol mainan jenis revolver. Korban juga sempat diborgol sehingga tidak bisa melawan,” jelas Bambang.
Tidak hanya sendiri, pelaku juga dibantu seorang rekannya yang mengendarai sepeda motor. Rekan tersebut mengikuti perjalanan mobil dan ikut membantu menguasai korban.
Selama perjalanan, korban dipaksa menghubungi orang tuanya untuk meminta uang tebusan sebesar Rp40 juta. Namun karena uang tersebut tidak kunjung dikirimkan, pelaku akhirnya menurunkan korban di jalan.
Setelah itu pelaku membawa kabur mobil Toyota Kijang Innova beserta ponsel milik korban. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Menerima laporan dari korban, tim gabungan Satreskrim Polres Malang bersama Unit Reskrim Polsek Tumpang dan Polsek Singosari segera melakukan penyelidikan.
Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan menangkapnya di rumahnya pada Kamis (5/3/2026) malam.
Berita Terkait
-
Tak Perlu ke Papua, Malang Punya Destinasi Cantik Bak Raja Ampat
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Sulitnya Cari Parkir di Malang, Siapa yang Harus Berbenah?
-
Musim Tuna Tiba, Nelayan Sendang Biru Kebanjiran Tangkapan
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru