SuaraMalang.id - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Ratna Darumi Soebagio (56) warga Jalan Emprit Mas Nomor 10, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (7/10/2021). Sejumlah 55 adegan diperagakan tersangka Sofianto Liemmantoro (56).
Seperti diberitakan, Ratna ditemukan tewas di kamar mandi kediamannya dengan luka di kepala. Semula keluarga menyangka kematian korban adalah insiden. Namun, setelah diusut polisi ternyata kasus pembunuhan berencana. Pelakunya adalah suami sendiri.
Pasangan suami istri ini berstatus siri. Motif pembunuhan diduga akibat sakit hati.
Proses rekonstruksi dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Tersangka dikawal ketat polisi bersenjata. Kegiatan itu menjadi tontonan warga sekitar yang penasaran.
Tampak tersangka pembunuhan dengan tenang memeragakan setiap adegan proses kejahatannya. Sofianto Liemmantoro memeragakan awal mula masuk rumah korban, menghabisi istri yang telah dinikahinya 14 tahun lalu tersebut.
Tersangka mengeksekusi korban dengan martil saat di kamar mandi.
Tak ketinggalan proses evakuasi jasad korban yang dilakukan pelaku dengan anak kandung korban juga dilakukan. Pelaku mengaku kepada anak kandung korban yang mendapati ibunya tewas di kamar mandi, karena terjatuh.
Alhasil ada adegan bagaimana Sofianto ini bersama anak korban memasukkan jasad Ratna Darumi ke mobil anak korban, kemudian.
Pelaku sedemikian rapinya mempersiapkan aksi pembunuhannya, termasuk bagaimana cara mengelabui keluarga korban yang mengecek ke lokasi. Proses rekonstruksi berakhir sekitar pukul 15.00 WIB.
Baca Juga: Panik Dituduh Maling, Sopir Mobil Boks Kabur Tabrak Sejumlah Kendaraan di Malang
"Jadi kita lakukan rekonstruksi pada hari ini dengan tujuan bisa mengetahui secara detail kejadian per kejadian, adegan per adegan, tadi ada sekitar 55 adegan," kata Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo, mengutip dari Suarajatimpost.com jaringan Suara.com, Kamis.
Tinton menambahkan, ada upaya pembunuhan yang direncanakan oleh Sofianto kepada korban. Selain itu, seluruh proses rekonstruksi juga sesuai dengan keterangan tersangka dan tak ditemukan adanya temuan terbaru.
"Ya dari hasil kami memang kami duga pembunuhan berencana nanti. Hampir tidak ada semua sama seperti yang diceritakan oleh tersangka, terkait perkara ini," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos