SuaraMalang.id - Sejumlah 23 orang dites swab pasca viral video dangdutan kepala dinas pendidikan Kabupaten Bondowoso diduga melanggar protokol kesehatan.
Diberitakan sebelumnya, viral video dangdutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbub) Kabupaten Bondowoso, Sugiono Eksantoso diduga melanggar protokol kesehatan Covid-19.
Selain itu, DPRD setempat menilai apa yang dilakukan oknum kepala OPD tak pantas dilakukan di lingkungan lembaga pendidikan.
Kapala Dinas Kesehatan Bondowoso, Mohammad Imron mengatakan, total ada 25 orang yang sudah dites swab antigen.
"Alhamdulillah negatif semua. Yang dirapid sejumlah 25 orang. Ya itu yang kita periksa," katanya mengutip dari TIMES Indonesia jaringan Suara.com, Rabu (15/9/2021).
Meski total ada sekitar 36 kontak erat dalam dangdutan tersebut. Namun pihaknya belum memastikan untuk pelaksanaan tes swab untuk sisanya.
"Kami hanya menangani pemeriksaannya, jika nanti ada tambahan maka akan kita lakukan lagi," beber juru bicara Satgas Covid-19 Bondowoso tersebut.
Seperti diketahui, viral sebuah video Kepala Dikbud Kabupaten Bondowoso, Sugiono Eksantoso dangdutan saat jam dinas di dalam kelas.
Ia diduga melanggar protokol kesehatan Covid-19. Sementara lokasi kejadian pada video tersebut di SMP 5.
Baca Juga: Polisi Usut Kepala Dinas Bondowoso Dangdutan Diduga Melanggar Protokol Kesehatan
Dalam video berdurasi 2 menit 50 detik tersebut, Sugiono dan lawan duetnya tak memakai masker dengan benar. Maskernya ditaruh di dagu.
Dalam video tersebut, ia berduet dengan salah seorang perempuan yang juga berseragam dinas. Baik Sugiono maupun lawan duetnya mengenakan seragam dinas berwarna putih.
Selain tidak menggunakan masker dengan benar. Pria dalam video itu juga tidak menjaga jarak dengan lawan duetnya. Bahkan ia berdempetan saat melantunkan lagu 'Kandas'.
video dangdutan tersebut mendapat banyak sorotan dari sejumlah pihak. Bahkan kini bupati Bondowoso membentuk majelis etik atas dugaan pelanggaran kode etik ASN dalam video dangdutan Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!