SuaraMalang.id - Pria berinsial OP (37) warga Desa Kalibaru Wetan, Kabupaten Banyuwangi diamankan polisi. Pria asal Jember ini diduga pelaku pengedar obat keras berbahaya.
Kapolsek Kalibaru AKP Abdul Jabar mengatakan, pelaku kasus dugaan peredaran obat ilegal alias tidak berizin itu berawal dari laporan warga. Polisi kemudian melakukan penggerebekan di rumah pelak, Selasa (31/8/2021) sekitar pukul 17.00 waktu setempat.
Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan mendapati ribuan butir obat keras tersebut.
"Dari informasi warga itu kemudian kami kembangkan dan penyelidikan. Saat dilakukan penggeledahan ternyata benar terduga pelaku ini menyimpan ribuan obat berbahaya. Polisi kemudian mengamankan OP," katanya, mengutip dari Suaraindonesia.co.id jaringan Suara.com, Rabu (1/9/2021).
Barang bukti yang berhasil diamankan total 2.700 butir obat jenis Trihexyphenidyl. Rinciannya, dua plastik masing-masing berisi 800 butir dan satu plastik berisi 300 butir. Kemudian dalam kemasan plastik kecil berjumlah 160 klip yang masing berisi 5 butir pil dan totalnya berjumlah 800 butir.
AKP Abdul Jabar menambahkan, penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk membongkar jaringan peredara obat-obatan berbahaya.
"Saat ini kasus ini tengah dilakukan pendalaman, terduga pelaku masih dalam tahap penyidikan," tandasnya.
Atas perbuatan pelaku tersebut bakal dijerat hukum sesuai Pasal 197 Sub Pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.
Baca Juga: Efek PPKM di Banyuwangi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas Turun Drastis
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Gunung Semeru Menggeliat: 16 Kali Erupsi dalam 6 Jam, Status Siaga III Diberlakukan Ketat
-
Baru Turun dari Pontianak ke Jakarta? Ini 5 Tempat & Aktivitas Seru yang Bikin Nggak Langsung Balik!
-
Pembunuhan Sadis Juru Parkir di Malang: Sama-sama Minum Miras, Pelaku Marah Teman Wanita Digoda!
-
Polres Malang Perketat Pengawasan Jip Wisata Bromo Saat Lebaran 2026
-
1.611 Narapidana Lapas Malang Dapat Remisi Idul Fitri, 7 Orang Langsung Bebas