SuaraMalang.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mencatat sejumlah 480 ribu warganya telah disuntik vaksin Covid-19. Pemerintah daerah setempat akan terus mempercepat vaksinasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Arbani Mukti Wibowo menjelaskan, vaksinasi bakal terus digenjot melalui fasilitas kesehatan serta dibantu TNI, Polri dan instansi lainnya.
"Hingga saat ini, sudah ada 480 ribuan masyarakat yang sudah tervaksin. Baik itu vaksin dosis pertama maupun dosis kedua," ujarnya mengutip dari TIMES Indonesia, Sabtu (14/8/2021).
Dijelaskannya, merujuk capain vaksinasi tersebut, maka persentase ada sebanyak 14 persen masyarakat telah vaksinasi. Sedangkan vaksinasi di wilayah Kabupaten Malang targetnya 1,8 juta jiwa.
"Tentunya dalam melakukan vaksinasi tersebut disesuaikan dengan kuota yang dikirimkan oleh pemerintah pusat kepada Kabupaten Malang," kata mantan Direktur RSUD Lawang tersebut.
Ia menambahkan, beragam merek vaksin telah diterima dari pemerintah pusat, mulai Sinovac, Astrazeneca, Sinofarm dan Moderna.
"Untuk vaksin Moderna juga diberikan pusat kepada kami. Dalam waktu dekat kami juga mendapatkan vaksin Moderna," sebutnya.
Kuota vaksin, masih kata dia, masih tersedia puluhan ribu dosis.
"Masih ada 90 ribuan dosis di kami yang nantinya langsung diberikan kepada masyarakat, menyesuaikan jadwal yang telah disusun," ungkapnya.
Baca Juga: Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa UMM Gelar Coolinary Soal Gizi dan Wisata Kuliner
Dinkes Kabupaten Malang akan terus bersinergi dengan TNI, Polri dan berbagai pihak terkait untuk terus melakukan vaksinasi dalam rangka mempercepat capaian herd immunity atau kekebalan komunal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dua Kantong Jarum Suntik Limbah B3 Ditemukan di Saluran Air Warga Malang
-
Kakek 60 Tahun di Malang Terjaring Angkut Kayu Jati Ilegal
-
Kabar Gembira! Pelajar di Kota Malang Bakal Bisa Sekolah Naik Angkot Gratis Mulai Mei Ini
-
Kejari Kota Malang Hancurkan Barang Bukti Kejahatan Senilai Miliaran Rupiah
-
Awas Terjebak! Ini 4 Titik Macet Kota Malang di Libur Panjang