Terpisah, Direktur RS Lapangan Idjen Boulevard, dr. Heri Sutanto mengatakan, ada sekitar 80 nakes di RS Lapangan Idjen Boulevard yang belum dibayar insentif dan gaji selama tiga bulan terakhir.
"Jadi kedatangan anggota DPR RI ini meninjau adanya ketidaksesuaian datangnya insentif yang terlambat. Ada sekitar 80 lebih nakes di sini yang belum dibayar," kata dia.
Dia pun menilai dengan tidak dibayarnya gaji dan insentif nakes pun memberatkan kehidupan nakes di RS Lapangan Idjen Boulevard.
"Jadi sangat memberatkan secara nilai ini sudah sangat banyak," ujarnya.
Heri pun kini hanya bisa berharap ke Kementrian Kesehatan agar segera mencarikan hak para nakes.
"Ini masih berproses kewenangan dari pusat. Ini terhambat karena kan awalnya anggarannya dari BTT (Belanja Tak Terduga) ke Kemenkes (Kementrian Kesehatan)," pungkasnya.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Tak Curiga Waktu Pacaran: Kisah Intan Perempuan Asal Malang Miliki Suami Seorang Wanita
-
Suami Intan Ternyata Perempuan: Kedok Palsu Terbongkar saat Malam Pertama