SuaraMalang.id - Times Higher Educayion (THE) merilis peringkat kampus terbaik di Indonesia dan Asia. Hasilnya, Universitas Brawijaya (UB) bertengger di peringkat enam kampus terbaik Indonesia.
Sementara di Asia, UB berada di posisi ke-401 di tingkat Asia. Ketua Pemeringkatan Internasional UB Adharul Mutaqqin, mengatakan posisi UB ini masih sama dengan peringkat tahun sebelumnya bersi THE.
"Peringkat yang dirilis THE kali ini sama seperti Tahun 2020, yakni di posisi 401+ Asia. THE merilis pemeringkatan ini setiap tahun sekali," katanya, dikutip dari Antara, Rabu (09/06/2021).
Adharul menambahkan ada lima pilar yang memengaruhi penilian dalam menentukan pemeringkatan THE tersebut, yaitu pengajaran (teaching), penelitian (research), sitasi (citation), industry income dan international outlook.
Industrial income merupakan jumlah dana yang telah diterima UB terkait dengan penelitian dan hilirisasi yang sudah dilakukan. Internasional Outlook adalah perspektif Internasional terhadap UB bagaimana mereka memandang kualitas dan mutu kampus tersebut.
Kualitas dan mutu tersebut dilihat dari dosen, kolaborasi atau kerja sama internasional, publikasi dan ketertarikan mahasiswa internasional untuk belajar di UB.
Oleh karena itu, katanya, semakin banyak jejaring yang dibuat dengan partner-partner internasional, akan semakin meningkatkan apresiasi mereka, sehingga mereka akan tertarik untuk datang ke UB.
Adharul berharap kekuatan dan kelemahan yang ditunjukkan masing-masing skor indikator ini bisa digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk meningkatkan program-program prioritas yang dilakukan UB.
"Misalkan, pada pilar penelitian dan sitasi, harapannya kita bisa terus lebih baik dengan mengoptimalkan sumber daya manusia UB yang besar," katanya.
Baca Juga: Demam BTS Meal Serang Kota Malang, Gerai McD Diserbu Ojol
Sembilan Universitas terbaik di Indonesia, yakni Universitas Indonesia (UI) peringkat dunia 194, Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan peringkat dunia 301-350, Universitas Gadjah Mada (UGM) berada di posisi 351-400 dunia, Institut Pertanian Bogor (IPB) di posisi 351-400.
Sementara itu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berada di peringkat 351-400 dunia, Universitas Brawijaya (UB) di peringkat 401+, Universitas Diponegoro di peringkat 401+, Universitas Padjadjaran di peringkat 401, dan Telkom University di peringkat 401+.
Sementara itu, untuk peringkat di dalam negeri, UB berada di bawah lima PTN yang ada di Indonesia, yakni UI, ITB, UGM, IPB, dan ITS.
Berita Terkait
-
Demam BTS Meal Serang Kota Malang, Gerai McD Diserbu Ojol
-
Terungkap! Perempuan Dipukuli di Pinggir Jalan Malang Ternyata Pasutri Siri
-
Luna Maya Unggah Foto di Candi Singosari Malang, Warganet Doakan Cepat Nikah
-
Viral Rekaman CCTV Penganiayaan Perempuan di Malang, Polisi Buru Pelaku
-
Royal Abis! 6 Hal Tak Terduga Dilakukan Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang