SuaraMalang.id - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) berencana membuka kembali aktivitas perkuliahan secara tatap muka alias luring pada semester ganjil 2021 ini.
Rektor UIN Malang Prof. Dr. H. Abdul Haris, M.Ag, mengatakan, pihaknya telah merancang skema perkuliahan secara offline, khususnya bagi mahasiswa baru.
"Sesungguhnya kita punya rencana untuk mengofflinekan bagi mahasiswa baru, tentu dengan ketentuan tata laksananya mengacu kepada peraturan yang berlaku," ujarnya dikutip dari timesindonesia.co.id media jejaring suara.com, Kamis (3/6/2021).
Prof Abdul Haris melanjutkan, perkuliahan offline bakal digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Ia tak ingin dalam pelaksanaanya nanti melanggar aturan dari pemerintah.
Adapun yang mendasari perkuliahan secara luring itu UIN Malang lantaran mahasiswa semester satu harus ma'had (asrama).
"Kita ini diuntungkan karena mahasiswa baru itu nanti di satu lokasi dan kita terus terang kita mengambil idaroh dari pesantren dan pesantren itu berhasil, kalau pun ada yang terpapar itu tidak terlalu banyak," jelasnya.
Kapasitas ma'had sendiri di UIN Maliki Malang memuat sekitar 3.700an mahasiswa dari 11 mabna atau komplek. Dan proses pembelajarannya nantinya akan tetap diatur, yakni satu kelas hanya diikuti setengah dari normalnya. Sekitar 20 mahasiswa.
"20 mahasiswa masuk dengan jarak dan yang lainnya melalui online. Semua kebutuhan kehidupan para santri nanti akan dipenuhi di dalam kampus, jadi apapun yang diperlukan itu bisa dibeli dan diakses di dalam kampus," ujarnya.
Baca Juga: Sekda Kota Malang Dijabat Erik Setyo Santoso, Begini Pesan Wali Kota Sutiaji
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
-
Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok
-
Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial
-
Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule
-
Ekstra 27.000 GarudaMiles, Keuntungan Perjalanan untuk Nasabah BRI Prioritas