-
Klaim viral Facebook tidak didukung artikel berita resmi.
-
Pemeriksaan Dito Ariotedjo KPK tak singgung dana Rp2 triliun.
-
Judul tangkapan layar terbukti hasil manipulasi informasi.
SuaraMalang.id - Sebuah unggahan di Facebook kembali ramai dibicarakan publik setelah menampilkan tangkapan layar artikel yang mengklaim Dito Ariotedjo sebut Jokowi terima Rp 2 triliun dari mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Unggahan tersebut cepat menyebar dan memantik perhatian warganet karena menyebut nama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Narasi yang dibagikan menampilkan judul panjang yang diklaim berasal dari pemberitaan media daring. Dalam tangkapan layar itu, disebutkan Dito Ariotedjo sebut Jokowi terima Rp 2 triliun saat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi kuota haji.
Berikut judul dalam tangkapan layar tersebut:
“Diperiksa KPK Terkait Kuota Haji Dito Ariotedjo: Yang Saya Tau Presiden Jokowi Widodo Menerima Uang Dari Pak Yaqut 2 Triliun Saya cuma Dikasih Tau Sambil Bercanda Pak Jokowi Bilang Kardus Durian Om Dito, Om Dito Mau sambil Tertawa Pak Jokowi”
Namun, benarkah Dito Ariotedjo sebut Jokowi terima Rp 2 triliun dari Gus Yaqut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta, tidak ditemukan artikel berita resmi dengan judul seperti yang beredar di Facebook. Penelusuran lanjutan menunjukkan bahwa foto dan waktu publikasi pada tangkapan layar tersebut identik dengan artikel lain yang benar-benar terbit.
Artikel yang dimaksud berjudul “Diperiksa terkait Kuota Haji, Dito Ariotedjo Ungkit Kunker ke Arab Saudi Bareng Jokowi”.
Dalam pemberitaan itu, Dito Ariotedjo memenuhi panggilan KPK pada Jumat (23/1/2026) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Tidak ada pernyataan mengenai aliran dana Rp2 triliun kepada Presiden Jokowi.
Dengan demikian, klaim Dito Ariotedjo sebut Jokowi terima Rp2 triliun dari Yaqut Cholil Qoumas tidak memiliki dasar fakta dan tidak pernah disampaikan dalam pemeriksaan resmi maupun pemberitaan media kredibel.
Kesimpulan
Klaim bahwa Dito Ariotedjo menyebut Presiden Jokowi menerima Rp 2 triliun dari Yaqut Cholil Qoumas adalah hoaks karena tidak didukung fakta dan memanipulasi judul berita asli.
Berita Terkait
-
Penghitungan Kerugian Negara Kasus Haji Tahap Final, KPK Bakal Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Diperiksa 8 Jam Soal Kasus Korupsi Haji, Eks Stafsus Menag Irit Bicara
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Eks Menpora Dito Akui Sempat Ditanya Penyidik KPK soal Mertua Sekaligus Bos Maktour
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
BRI Ungkap Prospek Fintech Indonesia di Hadapan Investor Global
-
Peran Strategis UMKM Disorot Dirut BRI dalam Forum Keuangan Global WEF Davos
-
CEK FAKTA: China Resmi Tutup Pintu Wisatawan Israel, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Purbaya Hapus Dana Desa dan Diganti Subsidi Listrik hingga Sembako, Benarkah?
-
Lewat Klasterku Hidupku, BRI Bangun Ekosistem UMKM Berdaya Saing dan Inklusif