- Klaim viral China tutup pintu wisatawan Israel tidak terbukti resmi.
- Kebijakan China terkait software, bukan larangan perjalanan wisata.
- Tim Cek Fakta pastikan informasi tersebut masuk kategori misleading content.
SuaraMalang.id - Klaim China resmi tutup pintu untuk wisatawan Israel kembali ramai dibicarakan di media sosial. Informasi tersebut beredar luas setelah sebuah unggahan Facebook memunculkan narasi yang menyebut China menolak kedatangan wisatawan asal Israel. Unggahan itu dengan cepat menarik perhatian publik dan memicu beragam reaksi warganet.
Unggahan berasal dari akun Facebook “NesTV” yang diunggah pada Selasa (20/1/2026). Dalam unggahan tersebut tertulis narasi:
“China Tolak Wisatawan Israel
China secara resmi menutup pintu masuknya bagi wisatawan Israel”.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, tidak ditemukan satu pun pemberitaan dari media kredibel atau pernyataan resmi Pemerintah China yang membenarkan klaim tersebut.
Penelusuran kemudian diperluas dengan kata kunci “China melarang Israel”. Hasil pencarian mengarah pada beberapa pemberitaan yang kerap disalahartikan. Salah satunya adalah berita dari beritasatu.com berjudul “China Perintahkan Perusahaan Stop Pakai Software Keamanan AS-Israel” yang tayang Kamis (15/1/2026).
Berita itu melaporkan kebijakan China yang meminta perusahaan domestik menghentikan penggunaan perangkat lunak keamanan siber buatan Amerika Serikat dan Israel, bukan larangan masuk wisatawan.
Selain itu, pemberitaan dari cnbcindonesia.com berjudul “Amerika dan Israel Masuk Daftar Hitam, China Tak Kasih Ampun” juga kerap dikaitkan dengan klaim China resmi tutup pintu untuk wisatawan Israel. Namun, isi berita tersebut menegaskan bahwa kebijakan China hanya berkaitan dengan imbauan penghentian penggunaan software keamanan siber asing demi alasan keamanan nasional.
Sebagai perbandingan, detik.com melaporkan bahwa memang ada sejumlah negara yang menolak Israel, termasuk dengan melarang masuk pemegang paspor Israel. Namun, China tidak termasuk dalam daftar negara tersebut. Hingga saat ini, tidak ada kebijakan resmi yang menyatakan China resmi tutup pintu untuk wisatawan Israel.
Kesimpulan
Klaim yang menyebut China menutup akses bagi wisatawan Israel tidak didukung fakta. Tim Cek Fakta menyimpulkan bahwa unggahan tersebut merupakan konten menyesatkan atau misleading content karena memelintir isu kebijakan keamanan siber menjadi seolah-olah larangan perjalanan.
Berita Terkait
-
V+Short Resmi Meluncur, Suguhkan Drama China Baru Setiap Hari
-
Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Cek Fakta: Benarkah Gal Gadot Dilabrak Dua Lipa di Toilet Acara Met Gala karena Seorang Zionis?
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Awas Terjebak! Ini 4 Titik Macet Kota Malang di Libur Panjang
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab