SuaraMalang.id - Ada camilan baru dan unik dari Banyuwangi. Keripik The Bog. Keripik ini populer dan mulai banyak dilirik pada Lebaran 2021 ini.
Keripik ini berbahan gedebok atau batang pisang ini rupanya memiliki rasa gurih ketika diolah menjadi camilan keripik. Keripik ini juga banyak beredar dan dijual di supermarket setempat.
The Bog sendiri merupakan adopsi sebutan pelepah pisang dalam bahasa Jawa 'gedebok' atau 'debok'. Kini nama itu semakin populer dimata masyarakat Banyuwangi.
Debok sendiri diolah menjadi keripik yang memiliki cita rasa khas dengan beragam rasa gurih. Tentunya, dijamin keripiki ini membuat siapapun doyan melahapnya.
Ide brilian ini berawal dari Mita Aransa, seorang ibu rumah tangga beralamat di Dusun Cendana, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi.
Maklum Kabupaten Banyuwangi juga memiliki sebutan kota pisang, jadi untuk mewujudkan idenya, Mita memilih batang pohon pisang sebagai sasaran bahan yang akan ditawarkannya.
"Awalnya kami terinspirasi kota Banyuwangi yang disebut kota pisang, makanya ingin rasanya saya mencoba debognya sebagai bahan buat camilan, kalau pisangnya kan sudah banyak," ujar Mita, dikutip dari TIMESIndonesia, jejaring media suara.com, Jumat (14/05/2021).
Sejak beberapa tahun terakhir keripik the bog sangat laku di pasaran, tak hanya di Banyuwangi. Pasarnya juga menjamah hingga lintas pulau Jawa.
Di momen lebaran 2021 ini, pesanannya mampu menyaingi sejumlah kue dan hidangan yang sudah sering dipesan orang. Ini berkat keunikan dan rasa dari olahan batang pohon pisang seperti tak ditemui pada makanan lainnya.
"Sudah beberapa tahun saya produksi keripik debog, menjelang lebaran ini luar biasa pasarnya, bahkan toko online saya setiap harinya ramai," kata Mita.
Baca Juga: Wisata Bali: Oleh-oleh Keripik Tempe Khas Desa Jagaraga Buleleng
Kabar baiknya, harga keripik The Bog ini sangat bersahabat, yakni Rp. 70 ribu per kilo, dan sudah bisa memilih rasa sesuai selera.
Diantaranya balado, pedas, ayam bawang, hingga yang original juga ada. Keripik dari pelepah pisang ini bisa menjadi salah satu alternatif jajanan yang menghiasi ruang tamu selama lebaran nanti.
Berita Terkait
-
Wisata Bali: Oleh-oleh Keripik Tempe Khas Desa Jagaraga Buleleng
-
Satgas Covid-19 Banyuwangi Tak Melarang Tradisi Nyekar, Asal...
-
Pulang dari Malaysia, Dua Pekerja Migran Asal Banyuwangi Positif Covid-19
-
Salat Idul Fitri Berjemaah di Banyuwangi Mengacu Zonasi PPKM Mikro
-
DPRD Banyuwangi Minta Kasus COVID-19 Klaster Tarawih Ditangani Serius
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok
-
Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah
-
Rayakan HUT ke-81 RI, BRI Tebar Promo Spesial
-
Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap
-
Microsleep Sang Sopir Pikap Menghentikan Langkah Kecil Bocah Asal Malang Selamanya