SuaraMalang.id - Seorang pria, berinisial H, warga Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur, lapor polisi setempat setelah merasa dijebak dalam drama video call wanita bugil, Sabtu (1/5/2021) dini hari.
Dia melaporkan upaya pemerasan bermodus video call porno ke polisi. Pria ini dimintai uang Rp 5 juta oleh si perempuan. Kalau tidak mau membayar maka rekaman video call porno yang ada wajahnya tersebut akan disebar ke publik.
Merasa dijebak, H kemudian mengadukan persoalan tersebut ke polisi. Apalagi belakangan H diintimidasi dengan teror seorang wartawan ke nomor teleponnya.
"Saya dimintai uang Rp 5 juta supaya video call yang ada wajah saya tidak beredar luas. Saya merasa telah dijebak dalam video tersebut," kata H, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Sabtu (01/05/2021).
Semua berawal pada Kamis malam, 29 April 2021. "Ada sebuah akun Facebook berinisial RS dengan foto profil akun seorang perempuan meminta pertemanan dengan akun Facebook saya," kata H.
H mengaku tidak mengenal perempuan pemilik akun tersebut. "Setelah saya konfirmasi, pertemanan saya terima, beberapa menit kemudian perempuan itu langsung menelepon saya melalui video messenger (video call) sekitar jam 21.41 WIB," katanya.
H terkejut, karena dalam video messenger itu, perempuan tersebut sudah dalam keadaan bugil dan sedang bermasturbasi. "Saya sangat kaget dan seperti terhipnotis tanpa sadar terus berada dalam video tersebut," katanya.
Keesokan paginya, perempuan tersebut kembali menghubungi balik H dan mengirimkan hasil rekaman video messenger itu.
"Saya sama sekali benar-benar tidak tahu dan tidak menyadari kalau ternyata perempuan itu telah merekam video messenger tersebut," kata H.
Baca Juga: 16 TKI Asal Jember Mudik Divaksin dan 2 Hari Diisolasi di Surabaya
Perempuan ini dalam pesannya mengancan akan menyebarkan video tersebut ke publik, jika H tidak mau memberikan Rp 5 juta.
"Saya bertahan untuk tidak menuruti permintaan pengiriman uang itu, karena saya merasa telah dijebak dalam video tersebut. Langkah saya berikutnya adalah melakukan pemblokiran kontak perempuan itu, segera menonaktifkan akun Facebook saya," kata H.
Tapi ternyata persoalan tidak berhenti. Jumat, 30 April 2021, ada seorang laki-laki yang mengaku wartawan mendatangi rumahnya.
Kebetulan H tidak berada di tempat. Si wartawan ini kemudian mengontak via WhatsApp dan berusaha meminta konfirmasi mengenai video call porno tersebut.
Selain menyampaikan identitasnya itu, orang yang mengaku wartawan ini mengirimkan juga beberapa cuplikan berita kasus yang serupa dengan dialami H di tempat lain.
"Saya menjadi heran, apa hubungan antara perempuan di video itu dengan wartawan tersebut, hingga bisa secepat itu memiliki hasil rekaman video tersebut yang akan dijadikan bahan konfirmasi kepada saya. Selain itu, saya juga tidak paham entah apa maksud wartawan tersebut mengirimkan berita-berita itu secara beruntun," kata H.
Berita Terkait
-
16 TKI Asal Jember Mudik Divaksin dan 2 Hari Diisolasi di Surabaya
-
Jember Diguncang Gempa Bali Berkekuatan 5,1 SR, Warga Mengaku Trauma
-
Istri Dihamili Tetangga, Suami Murka Lalu Cacah Tubuh Pelaku Pakai Arit
-
Gempa Bali 5,1 SR Jumat Pagi Terasa sampai Jember
-
Sakit Hati Istri Dihamili, Warga Jember Bacok Tetangga saat Tidur
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah