SuaraMalang.id - Ini masih kasus viral hoaks penembakan Idris Al-Marbawi atau Gus Idris. Kekinian, Polres Malang telah menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan.
Usut punya usut, naiknya status perkara dugaan berita bohong demi konten YouTube pribadi Gus Idris itu lantaran polisi mengindikasikan ada unsur pidana.
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan, peningkatan status itu berdasar hasil gelar perkara bersama Subdit Cyber Crime Polda Jawa Timur.
"Perkara ini nanti akan terus kita update. Sarannya tadi bisa ditingkatkan ke proses penyidikan ada tindakan pidana yang mungkin terjadi," kata dia, Selasa (23/3/2021).
Merespon itu, lanjut dia, penyidik akan memaksimalkan proses pemeriksaan. Termasuk bakal menyita sejumlah barang bukti kasus dugaan penyebaran informasi palsu alias hoaks tersebut.
"Kami pemeriksaan saksi-saksi lagi, kami buat berita acara. Dan kami akan lakukan proses penyitaan barang bukti dan akan kami analisa," sambungnya.
Ia menambahkan, penetapan tersangka atas perkara ini bakal ditentukan berdasar hasil memeriksa saksi-saksi dan menganalisa barang bukti.
"Barulah kami bisa menetapkan siapa yang jadi tersangka. Kalau dugaannya siapa? Itu belum lah. Kan masih menyita barang bukti kami buatkan berita acara dan pemeriksaan saksi siapa yang akan jadi pelakunya," tutur dia.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Baca Juga: Detik-Detik Minibus Nekat Terjang Banjir di Kota Malang, Endingnya Begini
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, BRI Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Inklusif
-
Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?
-
Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih