SuaraMalang.id - Hendra Catur harus mengurungkan niatnya memancing sebab menemukan mayat pria berbaju loreng di muara Sungai Pancer, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur, Minggu pagi (7/2/2021).
Hendra sekaligus saksi mata dalam kasus ini. Menurut dia, saat ditemukan kondisi mayat dalam posisi tertelungkap di bibir pantai dengan memakai kaos loreng merah-hitam.
"Lalu saya laporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar lokasi temuan," ujar Catur singkat, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com.
Catur mngungkapkan ciri-ciri mayat, rambutnya agak panjang dengan kondisi bagian muka sudah menghitam. Diperkirakannya, mayat ini berusia 45 tahun merupakan korban dari kecelakaan nelayan yang terjadi tiga hari sebelum penemuan mayat.
Kabar adanya kecelakaan kapal nelayan yang membuat hilang satu orang ini tersebar di media sosial Facebook di grup Kabar Puger.
Dugaannya jasad tersebut merupakan nelayan yang terbawa arus dari Muncar Banyuwangi yang terbawa arus hingga ke Puger Jember.
Namun guna memastikan identitas dan penyebab kematian jasad mayat yang ditemukan pemancing di muara Sungai Pancer ini, warga bersama perangkat desa setempat melaporkan ke kepolisian demi pengurusan penyelidikan.
Jasad pria tanpa identitas ini sendiri telah dievakuasi petugas bersama tim medis ke RSUD dr. Soebandi Jember.
Kapolsek Puger AKP Ribut Hariyono saat dikonfirmasi membenarkan, adanya penemuan mayat di muara Sungai Pancer, Puger. Namun pihaknya tidak menemukan identitas apapun dari jenazah malang tersebut.
Baca Juga: Heboh Masjid Condro Jember Digembok, Pengurus: Patuhi Mazhab
"Benar ada penemuan mayat tanpa identitas, dan sudah kami tangani. Kita bawa ke RSUD dr Soebandi Jember guna autopsi. Korban saat ditemukan tidak membawa identitas sama sekali, cuma ada ciri - ciri rambut agak panjang pakai baju motif lorek merah hitam," ungkapnya.
Ribut juga mengungkapkan bila pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi dengan berbagai desa di wilayah Puger, guna mengungkap siapa korban yang ditemukan di muara tersebut agar identitas jelas.
"Kami masih telusuri identitas korban dengan koordinasi ke desa - desa di sekitar Puger dulu," ujarnya
Hingga berita ini dimuat polisi masih menyelidiki temuan jasad tanpa identitas tersebut.
Berita Terkait
-
Heboh Masjid Condro Jember Digembok, Pengurus: Patuhi Mazhab
-
BPBD: 2.138 Jiwa Terdampak Banjir Jember
-
Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai Winongo, Warga Jogonalan Geger
-
Jember Dikepung Bencana, Dua Desa Direndam Banjir, Tanah Longsor di Gumitir
-
Terungkap Sebab Banjir Parah Kabupaten Jember, Hulu Sungai Bedadung Kritis
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham