SuaraMalang.id - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melayangkan sanksi kepada kadernya sekaligus anggota DPRD Jember, Imron Baihaqi. Lantaran terlibat kasus penganiayaan.
Oleh partai, Imron dicopot sementara dari jabatannya sebagai Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jember, sayap kepemudaan PPP.
Hal itu disampaikan Ketua PW GPK Jawa Timur, Muhammad Khozin, saat menggelar konferensi pers bersama jajaran DPC PPP Jember, Selasa (2/2/2021).
“Berdasarkan laporan masyarakat tentang penganiayaan yang diduga kuat dilakukan saudara Imron Baihaqi, maka kami menonaktifkannya dari jabatan Ketua PC GPK Jember sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujarnya.
Sebagai gantinya, DPW GPK Jawa Timur menunjuk Ikbal Wilda Fardana yang merupakan Wakil Ketua PW GPK Jatim sebagai Plt Ketua PC GPK Jember. Seperti halnya Imron Baihaqi, Ikbal merupakan anggota DPRD Jember dari Fraksi PPP.
“PW GPK Jatim menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban khususnya, dan juga masyarakat pada umumnya, terutama kader dan simpatisan GPK atas peristiwa ini,” lanjut Khozin.
Ketua DPC PPP Jember, Madini Farouq menambahkan, bahwa Selain dicopot sementara dari jabatan Ketua GPK Jawa Timur, sanksi lain juga datang dari DPC PPP Jember. Sanksi teguran diberikan oleh PPP dalam kapasitas Imron sebagai anggota DPRD Jember.
“Memutuskan untuk memberiksan Surat Peringatan (SP) 1 kepada saudara Imron Baihaqi sebagai anggota DPRD Jember. Jika proses hukum berlanjut, tidak menutup kemungkinan akan dilanjutkan ke Pergantian Antar Waktu (PAW),” ujarnya.
Sebelumnya, Imron Baihaqi, anggota DPRD Jember (37 ), dilaporkan ke polisi oleh seorang warga bernama Dodik Wahyu Rianto karena diduga melakukan pemukulan. Peristiwa dugaan pemukulan terjadi pada Minggu (31/1/2021) malam di Perumahan Bernady Land yang ada di Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang.
Baca Juga: MWC NU Dukung Polisi Usut Ritual Penggandaan Uang di Jember
Saat itu, Dodik yang merupakan Ketua RT setempat menegur sebuah mobil Pajero warna putih karena berjalan dengan kecepatan tinggi di lingkungan perumahan yang sedang ramai. Diduga tidak terima, pengemudi mobil Pajero putih yang belakangan diketahui merupakan Imron Baihaqi, turun dan sempat menantang Dodik.
Imron bahkan sempat memukul Dodik sebelum kemudian dilerai warga. Ketegangan itu sempat direkam oleh kamera warga dan kemudian videonya viral.
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Danantara Perluas Akses Keuangan Masyarakat
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Kuli Bangunan Pretheli 17 Tower Telekomunikasi di Malang
-
BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo