SuaraMalang.id - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jember mengklaim ada 6.500 guru belum menerima gaji, lantaran polemik di Pemkab Jember tak kunjung usai.
Ketua PGRI Kabupaten Jember Supriyono mengatakan, ada ribuan guru mulai jenang pendidikan usia dini, taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama belum menerima gaji
“Organisasi sudah menyampaikan pernyataan kecewa terhadap bupati (Bupati Jember Faida) dan kami sudah menyurati gubernur (Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa) bahwa ASN guru belum gajian. Kami minta solusi dari gubernur,” katanya.
Pihaknya menyatakan kekecewaan, khususnya kebijakan Bupati Faida yang membuat ASN tidak menerima gaji. Bahkan hingga saat ini tak ada penjelasan apapun dari Bupati.
“Urusan perut ini urusan banyak hal. Kebutuhan mereka untuk membiayai operasional rumah tangga. Kalau terus-terusan seperti ini, saya yakin, guru-guru akan habis kesabarannya,” katanya.
Meskipun belum menerima gaji, lanjut dia, para ASN guru tetap bertugas dan masuk sekolah melaksanakan kegiatan belajar daring maupun luring.
“Ini berarti luar biasa, meski sering mengeluh, tapi kegiatan belum terpengaruh. Tapi kalau ini terjadi berbulan-bulan otomatis akan ada dampak bagi mereka,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang