SuaraMalang.id - Banjir bandang menerjang Desa Bangsalsari, Kabupaten Jember, pada Selasa sore hingga malam (12/1/2021).
Banjir diduga kuat akibat hujan deras hingga meluapnya sungai bercampur material lumpur dan kayu.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo membenarkan jika bencana banjir bandang akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayahnya.
"Bencana banjir bandang terjadi di Dusun Krajan, Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, akibat hujan deras yang menyebabkan debit air Sungai Tugusari mengalami peningkatan yang signifikan," kata, seperti dikutip dari Antara, Selasa malam.
Akibat banjir bandang tersebut, lanjut dia, beberapa rumah warga terendam banjir, bahkan air lumpur masuk ke dalam rumah warga dengan ketinggian 60 cm sampai 100 cm.
Tercatat, warga yang terdampak banjir di Desa Bangsalsari, yakni di RT 01/ RW 32 dengan jumlah 4 KK (12 jiwa), empat balita, dua lansia, dan 100 santri yang berada di Ponpes Ar-Rosyid.
Kemudian warga di RT 01/ RW 33 tercatat sebanyak 14 KK (30 jiwa), lima balita, lima lansia, satu rumah rusak ringan, kemudian warga yang terdampak banjir bandang juga ada di RT 01/ RW 34 dengan jumlah 40 KK (120 jiwa), enam balita, dan 12 lansia.
Di RT 01/ RW 36 tercatat warga yang terdampak yakni 10 KK (25 jiwa), enam balita, satu rumah rusak ringan, dan satu Pesantren Al - Azhar dengan jumlah santri sekitar 50 orang.
Meski tak ada korban jiwa, masih kata Heru, akibat bencana tersebut perabot rumah tangga, hewan ternak (ayam) dan beberapa dokumen penting milik warga Desa Bangsalsari lenyap diterjang banjir.
Baca Juga: Bupati Jember Faida Diperiksa Inspektorat di Kantor Kemendagri
"Total warga terdampak banjir bandang di Desa/Kecamatan Bangsalsari sebanyak 68 KK atau 337 jiwa, namun petugas masih terus melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak," urainya.
Berita Terkait
-
Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang
-
Beroeng Sorah: Tempat Pulang dari Penat di Tengah Persawahan Kalisat Jember
-
Sisa Material Banjir Bandang Masih Selimuti Kawasan Muara Batang Kuranji
-
Ngopi Ngalor-Ngidul di Warkop Sarkawi Kalisat, Tempat Sempurna Lepas Penat Bareng Sahabat
-
Nasib Ahmad Syahri di Ujung Tanduk, Terancam Dipecat dari DPRD Jember
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang