SuaraMalang.id - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK masih melanjutkan penggeledahan terkait kasus dugaan perkara gratifikasi di Pemkot Batu tahun 2011-2017.
Kekinian, KPK menggeledah Toko Nusantara Kota Batu.
"Hari Rabu (13/1/2021) Tim Penyidik KPK melanjutkan kegiatan penggeledahan di salah satu Toko (Toko Nusantara) di Kota Batu Malang Jatim," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis diterima Suara.com, Kamis (14/1/2021).
Namun, lanjut dia, selama proses penggeledahan di toko yang dikenal menjual minuman keras (miras) tersebut, penyidik KPK belum menemukan barang bukti yang dicari, terkait dengan perkara gratifikasi.
"Tim Penyidik KPK masih akan melanjutkan proses penyidikan perkara ini," ujarnya.
Terbaru, Ali menambahkan, tim penyidik KPK terus melakukan penggeledahan. Kali ini ada dua sasaran lokasi, yakni rumah dinas wali kota Batu dan rumah staf pribadi mantan wali kota Batu (Eddy Rumpoko).
"Perkembangan akan diinfokan lebih lanjut," ujarnya mengakhiri.
Seperti diberitakan sebelumnya, KPK sedang mengusut lagi kasus lama yang menjerat Eddy Rumpoko, mantan Wali Kota Batu. Lembaga antirasuah itu menyatakan sedang menyelidiki dugaan korupsi perkara gratifikasi di Pemkot Batu tahun 2011 - 2017. Sejumlah OPD di lingkungan Pemkot Batu telah digeledah sejak pekan lalu.
Baca Juga: Lanjutkan Penggeledahan, KPK Sasar Dua Kantor OPD Pemkot Batu
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!
-
Laka Lantas Kota Malang Renggut 12 Nyawa Selama 2025, 245 Orang Luka-luka