SuaraMalang.id - Ada 10 nama tokoh mulai disiapkan sebagai simbol penerima vaksin perdana di Kota Malang, 14 Januari - 15 Januari 2021 mendatang.
Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, bahwa pihaknya telah menyetujui 10 usulan tokoh yang akan menjadi simbol vaksinasi di wilayahnya. Dicontohkannya, ada tokoh media, pejabat publik hingga tokoh agama.
"Tadi sudah saya tanda tangani surat permintaan pada masing-masing tokoh," ujar Sutiaji, seperti dikutip dari TimesIndonesia.co.id --media jejaring Suara.com, Senin (11/01/2021).
Wali Kota Sutiaji juga mengusulkan ada perwakilan dari milenial, terutama influencer. Tujuannya supaya masyarakat Kota Malang percaya keamanan vaksin Sinovac tersebut.
"Influencer Insya Allah, tapi dari ketentuan provinsi belum ada memang. Jadi saya usulkan itu agar supaya tidak ada hoaks, karena mau disuntik katanya (informasi) terus lumpuh dan meninggal. Dari milenial influencer itu bisa sebagai contoh masyarakat agar percaya," ungkapnya.
Sementara itu, untuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, dirinya baru akan mengirimkan nama yang akan masuk dalam 10 tokoh untuk simbolis penyuntikan vaksin Covid-19.
"Tokoh agama dan tokoh masyarakat belum ada nama. Kalau tokoh agama nanti kita minta dari FKUB dan tokoh masyarakat nanti baru akan kita kirim hari ini untuk namanya siapa," katanya.
Ia berharap, dengan adanya simbolis 10 tokoh penerima vaksin Covid-19, masyarakat bisa menyadari dan memahami pentingnya vaksinasi.
"Jadi kita ini sebagai contoh awal kepada masyarakat agar bisa benar-benar percaya dan jangan termakan hoaks. Nanti kita lihat saja, saat ini sedang kita susun untuk nama-nama yang menjadi simbolisnya," jelasnya.
Baca Juga: Permintaan Tes Rapid Meningkat, PMI Kota Malang Tambah Durasi Pelayanan
Berita Terkait
-
Ikut Demo, Influencer Hanna Pertiwi Sindir Pemprov Kaltim Soal Kursi Pijat Hingga KKN
-
Kesha Ratuliu Curhat Diusir Influencer di Depan Umum, Padahal Kenal Dekat
-
Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi
-
OJK: Harus Ada Sanksi Pidana untuk Financial Influencer di Medsos dalam RUU P2SK
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Tak Bisa Lagi 'Ghosting' Pajak: Begini Cara Bapenda Malang Naikkan Pendapatan
-
Tangki Siluman di Kota Malang: Saat Subsidi Rakyat Berakhir di Jeriken Mafia BBM demi Cuan Haram
-
PPPK Kota Malang Bisa Bernapas Lega! Pemkot Jamin Tak Ada PHK Massal
-
Demi Pangkas Belanja Pegawai, Pemkot Malang Pilih Puasa Rekrutmen ASN hingga 2027
-
Mimpi Kerja di Luar Negeri Berujung Neraka: PMI Malang Berhasil Pulang ke Tanah Air dari Arab Saudi