Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan

Balai Besar TNBTS mengamankan 13 pendaki ilegal di kawasan Ranupani dan Taman Satriyan

Wakos Reza Gautama
Selasa, 16 Juni 2026 | 19:57 WIB
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan
Ilustrasi Gunung Semeru. Balai Besar TNBTS mengamankan 13 pendaki ilegal di kawasan Ranupani dan Taman Satriyan pada Selasa, 16 Juni 2026. [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/kye]
Baca 10 detik
  • Balai Besar TNBTS mengamankan 13 pendaki ilegal di kawasan Ranupani dan Taman Satriyan pada Selasa, 16 Juni 2026.
  • Para pendaki tertangkap saat melintasi jalur tikus serta area perkebunan warga demi menghindari pemeriksaan resmi petugas pengelola.
  • Pelaku kini menjalani pemeriksaan oleh Gakkum Kehutanan dan terancam sanksi denda hingga pemblokiran akses masuk taman nasional permanen.

SuaraMalang.id - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengamankan 13 pendaki ilegal yang mencoba jalur menuju puncak tertinggi di Jawa tersebut, Selasa (16/6/2026).

Penangkapan ini dilakukan di dua titik yang selama ini dicurigai sebagai jalur tikus, yakni Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Ranupani di Lumajang dan RPTN Taman Satriyan di Kabupaten Malang.

Aksi penangkapan yang paling dramatis terjadi di Ranupani. Dua pendaki nekat menyusup melalui jalur tidak resmi yang dikenal sebagai jalur Ayek-ayek. Tak hanya mendaki secara ilegal, saat hendak turun, keduanya mencoba bermain kucing-kucingan dengan petugas.

Demi menghindari Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST), mereka memilih melipir ke area perkebunan warga.

Baca Juga:Mukjizat di Jurang: Drama 7 Hari Penyelamatan Cakra dari Jalur Maut Semeru

Namun, upaya pelarian itu gagal total. Warga setempat yang sigap langsung mengamankan mereka dan menyerahkannya kepada petugas TNBTS.

Sementara itu, di wilayah Taman Satriyan, tepatnya di daerah Purbakala, Desa Mulyoasri, Ampelgading, petugas yang sedang melakukan patroli penyisiran berhasil mencegat 11 pendaki lainnya. Mereka pun langsung diarahkan turun untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menegaskan bahwa ke-13 orang tersebut kini berada di bawah penanganan Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Jawa Bali Nusa Tenggara.

"Mereka akan menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Kami tidak main-main dengan keselamatan dan aturan di kawasan konservasi," tegas Rudijanta.

Terkait sanksi, pihak TNBTS masih menunggu hasil keputusan dari tim penegak hukum, yang bisa berujung pada denda hingga blacklist permanen dari seluruh taman nasional di Indonesia.

Baca Juga:Bertaruh Nyawa di Kedalaman 375 Meter: Drama Penyelamatan Cakra di Jurang Semeru

Meski 13 orang sudah diamankan, operasi penyisiran belum berakhir. Petugas kini tengah memburu empat pendaki ilegal lainnya yang terdeteksi melakukan pendakian melalui daerah Purbakala.

Tim patroli terus bergerak menyisir hutan guna memastikan tidak ada lagi nyawa yang dipertaruhkan di jalur-jalur berbahaya tersebut.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, kembali mengingatkan masyarakat bahwa pendakian ilegal bukan hanya pelanggaran administratif, melainkan tindakan gegabah yang mengancam nyawa, terutama mengingat status aktivitas vulkanik Semeru yang masih dinamis. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini