- Dugaan pelecehan seksual terjadi saat syuting konten horor sumpah pocong.
- Korban mengaku ditekan secara psikis melalui ritual dan ramalan.
- Kasus Gus Idris Al Marbawi viral dan belum terkonfirmasi polisi.
4. Minuman Diduga Membuat Korban Tidak Sadar Penuh
Korban mengaku diberi minuman susu cokelat panas sebelum ritual dimulai. Setelah meminumnya, korban merasa pikirannya melayang dan tidak sepenuhnya sadar.
"Sebelum ritual, aku dibuatkan susu cokelat panas (dan dari situ aku seperti hanyut)," ungkap korban dalam pengakuannya.
5. Ritual Spiritual Dijadikan Alat Tekanan Psikis
Ritual dilakukan dengan menulis nama di kertas yang disobek dan dibakar. Kertas tersebut diklaim kembali seperti semula.
"Demi Allah, wallahi kembali seperti semula," ucap korban, menirukan kejadian yang membuatnya semakin tertekan secara mental.
6. Ramalan Musibah Membuat Korban Tak Berdaya
Idris disebut meramalkan korban akan mengalami kecelakaan, kelumpuhan, dan kehilangan orang terdekat. Ramalan itu diulang berkali-kali agar korban percaya.
"Takut, cemas, bingung mau ngapain. Nangis sejadi-jadinya aku di situ," terang korban.
7. Dugaan Pelecehan Terjadi di Dalam Kamar
Dalam kondisi tertekan, korban diarahkan asistennya agar meminta sesuatu dari Idris. Idris lalu mengklaim memiliki penangkal melalui zikir.
"Posisi di kamar beliau dan aku mijitin, maaf, sampai mengenai 'anu'-nya," ungkap korban. Ia juga nyaris diajak berhubungan badan sebelum akhirnya berhasil keluar kamar.
Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret Gus Idris Al Marbawi ini viral di media sosial dan menuai reaksi luas publik. Hingga berita ini diturunkan, pihak Gus Idris Al Marbawi dan kepolisian belum memberikan keterangan resmi.