Suara Anies dan Ganjar Drop Drastis karena Sering kritik Pemerintahan Jokowi

"Bagi masyarakat itu malah membuat masyarakat jengah, dan akhirnya menghukum mereka dengan memberikan suara kepada pasangan lain," tuturnya.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 17 Februari 2024 | 18:14 WIB
Suara Anies dan Ganjar Drop Drastis karena Sering kritik Pemerintahan Jokowi
Pasangan Capres-Cawapres nomor urut satu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar bersalaman dengan Capres-Cawapres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD usai debat Capres-Cawapres Kelima di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (4/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraMalang.id - Gaya kampanye dari pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) dinilai memiliki pengaruh signifikan terhadap perolehan suara mereka dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, mengamati bahwa perolehan suara pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD jauh tertinggal dibandingkan dengan pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Efriza, strategi Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud yang seringkali mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo selama kampanye tidak disukai oleh masyarakat.

"Strategi mereka yang sering menyerang pemerintah malah bukan dianggap mengedukasi," ujar Efriza.

Baca Juga:Denny JA: Prabowo Menang di Semua Quick Count, Tak Ada Persengkongkolan

Efriza meyakini bahwa kritik terhadap pemerintah dari kedua pasangan tersebut membuat sebagian pemilih beralih kepada Prabowo-Gibran.

"Bagi masyarakat itu malah membuat masyarakat jengah, dan akhirnya menghukum mereka dengan memberikan suara kepada pasangan lain," tuturnya.

Selain itu, Efriza berpendapat bahwa perolehan suara dua pasangan capres-cawapres selain Prabowo-Gibran juga membuktikan bahwa basis pendukung partai pengusung mereka tidak secara otomatis mempengaruhi suara yang bisa diperoleh.

"Ini membuktikan konstituen partai tidak menjadikan pilihan partai atau caleg sama dengan pilihan capres-cawapres," ucapnya.

Berdasarkan hasil penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terekapitulasi dalam Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU RI, Prabowo-Gibran memperoleh suara terbanyak.

Baca Juga:TPUA Laporkan Prabowo-Gibran ke Bawaslu Atas Deklarasi Kemenangan Dini di Senayan

Hingga Sabtu (17/2) pukul 11:30 WIB, dari total 823.236 TPS yang menyetor hasil penghitungan suara Pilpres 2024, Prabowo-Gibran memperoleh 45.103.873 suara atau 57,46 persen. Sementara Anies-Muhaimin memperoleh 19.338.000 suara atau 24,64 persen, dan Ganjar-Mahfud memperoleh 14.051.161 suara atau 17,9 persen.

Hasil ini menegaskan pentingnya strategi kampanye yang edukatif dan menghindari serangan terhadap pemerintah untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat dalam konteks pemilihan umum.

Kontributor : Elizabeth Yati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak