Satu Kasus Pasien Leptospirosis atau Kencing Tikur Ditemukan di Kota Batu

Satu pasien kasus leptospirosis atau penyakit kencing tikus ditemukan di Kota Batu Jawa Timur ( Jatim ). Satu kasus ini muncul sejak Januari hingga November 2022.

Muhammad Taufiq
Jum'at, 18 November 2022 | 16:44 WIB
Satu Kasus Pasien Leptospirosis atau Kencing Tikur Ditemukan di Kota Batu
Ilustrasi Tikus Rumah.[Pixabay.com/Kapa65]

SuaraMalang.id - Satu pasien kasus leptospirosis atau penyakit kencing tikus ditemukan di Kota Batu Jawa Timur ( Jatim ). Satu kasus ini muncul sejak Januari hingga November 2022.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu drg Kartika Trisulandari. Meskipun begitu, menurut dia kasus tersebut telah tertangani dengan baik dan dinyatakan sembuh.

Ia melanjutkan, penyakit kencing tikus disebabkan oleh adanya bakteri leptospira yang bisa disebarkan melalui urine serta darah hewan yang terinfeksi.

Selain itu, penyakit tersebut juga menyebar melalui air atau tanah yang sudah terkontaminasi urine hewan yang terinfeksi. "Benar ada temuan satu kasus, saat ini sudah sembuh," kata Kartika dikutip dari ANTARA, Jumat (18/11/2022).

Baca Juga:Mulai ISPA Sampai Leptospirosis, Ini Berbagai Macam Penyakit di Musim Hujan

Menurutnya, sejumlah hewan yang bisa menjadi perantara untuk menularkan penyakit tersebut adalah tikus, sapi, babi dan anjing. Seseorang bisa tertular penyakit tersebut jika terkena urine dari hewan yang sakit.

"Seseorang bisa tertular jika terkena urine, air, bahkan tanah yang terkontaminasi bakteri leptospira," ujarnya.

Ia menambahkan, penyakit tersebut memang memiliki tingkat penularan yang cepat. Namun, dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) khususnya pada lingkungan sekitar, penularan penyakit tersebut bisa dicegah.

"Ketika melakukan aktivitas di genangan air, menggunakan pelindung. Kemudian juga rutin menjaga lingkungan agar tetap bersih," kata Kartika Trisulandari.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, gejala penyakit lepstospirosis antara lain adalah demam mendadak, lemah, mata merah, kekuningan pada kulit, sakit kepala dan nyeri otot betis.

Baca Juga:Leptospirosis Penyakit dari Urine Tikus: Ini Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya

Penyakit leptospirosis ditularkan melalui kencing tikus berupa bakteri yang masuk melalui kulit lecet, atau selaput lendir pada saat terjadi kontak dengan air genangan, yang sudah terkontaminasi bakteri tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini