Viral Wisatawan Keluhkan Kolam Renang di Taman Wisata Air Wendit Malang Berlumut

Seorang wisatawan mengeluh saat berwisata ke Taman Wisata Air Wendit di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Muhammad Taufiq
Selasa, 15 November 2022 | 12:54 WIB
Viral Wisatawan Keluhkan Kolam Renang di Taman Wisata Air Wendit Malang Berlumut
Wisatwan keluhkan Taman Wisata Air Wendit kondisinya berlumut [Foto: Tangkapan layar Instagram]

SuaraMalang.id - Seorang wisatawan mengeluh saat berwisata ke Taman Wisata Air Wendit di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ia mengeluhkan perihal kolam yang berlumut.

Ia pun merekam momen saat dirinya komplain pada petugas. Video itu kemudian diunggah ulang oleh akun instagram @infomalangan.

Dalam video terlihat seorang petugas tengah berbicara dengan wisatawan perempuan yang juga perekam.

Dalam video terdengar perempuan tersebut mengeluhkan soal fasilitas kolam renang yang berlumut.

Baca Juga:Geger Bocil Free Fire Pakai Hoodie Harganya Jutaan Rupiah, Publik Terbelah: KW atau Ori?

"airnya kok lumut, kayaknya ngga layak deh pak kalau buat kita berenang. Anak-anak juga gitu di kolam anak-anak juga berlumut. Makanya kita komplain ya pak, maaf ya pak ya. Jadi ini saran kami mohon diperbaiki lagi ya pak ya, biar tidak mengecewakan," ujar perempuan dalam video.

Ia juga mengeluhkan soal adanya biaya tambahan ketika akan masuk ke dalam toilet.

Pada video selanjutnya ia juga memperlihatkan kondisi tempat wisata tersebut. Tampak suasana sepi dan beberapa titik terlihat seperti tidak dirawat dengan baik.

Ia juga menunjukkan kolam renang yang berlumut tersebut.

Taman Wisata Air Wendit sendiri sudah berusia ratusan tahun. Konon, kolam pemandian Wendit ini menjadi favorit bagi para selir dan raja Majapahit untuk pelesir sekaligus menjalankan prosesi ritual.

Baca Juga:Mahalini Gelar Ritual Rumah Baru, Ekspresi Rizky Febian Disorot: Kira-kira Siapa yang Pindah Keyakinan?

Diyakini sumber air ini menyembuhkan penyakit, memudahkan jodoh, rezeki serta membuat awet muda.

News

Terkini

Permainan yang dihadirkan di kidzooona beragam.

Lifestyle | 09:00 WIB

Aksi begal sepeda motor terjadi di Kota Malang, Jawa Timur. Kali ini seorang perempuan menjadi korban usai membeli minuman di minimarket.

News | 14:33 WIB

Video penganiayaan yang dilakukan seorang pria kepada dua perempuan di Malang yang sempat viral beberapa waktu lalu akhirnya terungkap.

News | 16:15 WIB

Kabar terbaru terkait Covid-19 datang dari para petugas medis di Oxford Amerika Serikat. Ternyata, efek samping Covid-19 bisa membuat orang kejang-kejang dan epilepsi

News | 13:48 WIB

Ratusan Aremania mendatangi Kantor Pos Malang di Jalan Merdeka Selatan, Kota Malang, Kamis (17/11/2022).

News | 13:13 WIB

Sebanyak 50 Aremania bersama keluarga korban Tragedi Kanjuruhan berangkat ke Jakarta. Mereka berencana membuat laporan ke Bareskrim Polri.

News | 11:03 WIB

Kabar terkait update Tragedi Kanjuruhan Malang masih tetap ramai kemarin, Selasa (15/11/2022).

News | 08:17 WIB

Viral video penganiayaan pemuda ke cewek di Malang

News | 08:07 WIB

Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan Malang masih terus menyuarakan tuntutan keadilan kepada kepolisian setempat atas tragedi yang menewaskan keluarga mereka.

News | 16:51 WIB

Genderang perang antara Denise Chariesta dengan Uya Kuya terus berlanjut. Bahkan, ia menuding Uya Kuya juga selingkuh.

Lifestyle | 15:13 WIB

Video mesum yang diduga diperankan oleh oleh siswi SMK di Sampang, Madura, Jawa Timur beredar di media sosial.

News | 09:38 WIB

Tidak jelas pemicunya apa, tiba-tiba saja puluhan pemuda mengeroyok dua warga Desa Besuk Kidul Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo Jawa Timur ( Jatim ).

News | 09:34 WIB

Sejumlah peristiwa mewarnai pemberitaan di Malang kemarin, Senin (14/11/2022).

News | 08:31 WIB

Sampai saat ini kasus Tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Malang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu, 01 Oktober 2022.

News | 07:58 WIB

Turnamen Argentina Open di Buenos Aires pekan ini akan menjadi agenda terakhir Aldila tahun ini.

News | 21:48 WIB
Tampilkan lebih banyak