Peredaran Narkoba Meningkat, Kapolda Metro Jaya Imbau Orang Tua Rutin Tes Urine Anak

Dalam kesempatan itu, Fadil juga menanggapi terkait dengan rencana kerja sama dengan kampus untuk melaksanakan tes urine.

Eleonora PEW
Selasa, 01 November 2022 | 09:46 WIB
Peredaran Narkoba Meningkat, Kapolda Metro Jaya Imbau Orang Tua Rutin Tes Urine Anak
Ilustrasi Urine, warna urine (Pexels)

SuaraMalang.id - Para orang tua diimbau Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran supaya rutin melakukan tes urine terhadap anaknya yang diduga kuat telah mencoba atau menjadi pengguna narkoba, sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan dan juga peredaran narkoba di Ibu Kota Jakarta yang mengalami peningkatan.

Fadil mengimbau hal itu saat meresmikan Gedung K9 (Unit Satwa) di Jakarta Barat.

"Jadi, kalau ada anaknya yang sudah agak teler-teler dikit. Daripada menunggu dia tertangkap, lebih bagus rutin cek urine," ujar Fadil kepada wartawan di Jakarta Barat, Senin (31/10/2022).

Dalam kesempatan itu, Fadil juga menanggapi terkait dengan rencana kerja sama dengan kampus untuk melaksanakan tes urine.

Baca Juga:Perwira hingga Bintara Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Dadakan Dites Urine, Ini Hasilnya

"Adik-adik BEM (badan eksekutif mahasiswa) salah persepsi. Kami bukan memaksa untuk mengecek," kata Fadil.

Fadil mengatakan bahwa polisi bukan memaksa mahasiswa untuk melakukan tes urine di kampus. Dia hanya mengajak semua kalangan untuk mengecek tes urine untuk mendeteksi narkoba.

"Semua golongan semua umur, semua profesi, termasuk polisi, wajib untuk melindungi diri dan keluarganya," ujarnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Fadil, kasus penyalahgunaan narkoba di DKI Jakarta naik dari 1,8 persen menjadi 1,95 persen.

Jumlah tersebut berdasarkan data yang didapat Polda Metro Jaya dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia pada tahun 2020 dan 2021.

Baca Juga:Waspadai Peredaran Narkoba di Lingkunganmu! Ini 4 Ciri-Cirinya

Dengan begitu, kata Fadil, diperlukan langkah-langkah pencegahan seperti merehabilitasi para pengguna narkoba, di samping penangkapan para bandar dan pengedar.

"Cara terampuh untuk memerangi narkoba ini adalah memutus mata rantai antara peredaran gelap dan penyalahgunaan korban. Supply dan demand-nya ini kami harus putus," kata Fadil.

Ia menekankan, "Tidak ada gunanya mereka para pengguna ditempatkan di penjara." [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak