Kemarin Latihan Perdana Singo Edan Arema FC Setelah Tragedi Kanjuruhan, Pemain Didampingi Psikolog

Psikolog dihadirkan untuk mendampingi para pemain Arema FC yang mulai kembali melakukan latihan kemarin, Jumat (21/10/2022) pagi.

Muhammad Taufiq
Senin, 24 Oktober 2022 | 11:14 WIB
Kemarin Latihan Perdana Singo Edan Arema FC Setelah Tragedi Kanjuruhan, Pemain Didampingi Psikolog
Latihan perdana tim Singo Edan Arema FC di Malang [Foto: ANTARA]

SuaraMalang.id - Psikolog dihadirkan untuk mendampingi para pemain Arema FC yang mulai kembali melakukan latihan kemarin, Jumat (21/10/2022) pagi.

Dalam sesi sesi latihan ringan itu, tim didampingin tim psikolog Universitas Indonesia (UI) pascatragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Pelatih Arema Javier Roca menyatakan kehadiran pendampingn tim psikolog bertujuan agar para pemain kembali terbiasa beraktivitas di lapangan hijau.

"Sebenarnya bukan latihan normal, tapi kegiatan dengan psikolog di lapangan. Karena mereka mau menilai pemain itu pada konteks dimana mereka sering berada. Jadi mereka mau di lapangan," kata Roca kemarin.

Baca Juga:Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Tembus 135 Orang

Roca menjelaskan, dalam kondisi normal pada satu sesi latihan akan diterapkan lima komponen sepak bola yang meliputi teknik, taktik, fisik, mental dan aturan. Namun, untuk saat ini, skema latihan komplit tersebut masih belum akan dilakukan.

"Materi latihan itu belum ada secara garis besar yang kompetitif. Karena mental pemain tidak terlalu stabil, masih emosional. Jadi latihan kompetitif dikurangi," katanya.

Akan tetapi, lanjutnya, secara perlahan nantinya porsi latihan juga akan disesuaikan dengan kondisi tim. Porsi latihan secara penuh tersebut, tergantung dari rekomendasi yang akan dikeluarkan oleh tim psikolog.

"Pelan-pelan kita akan masuk pada materi latihan yang lebih lengkap," katanya.

Ia menambahkan, Arema akan menjalani sesi latihan kembali pada pekan depan secara tertutup. Hal tersebut merupakan kebijakan tim psikolog yang saat ini memberikan pendampingan kepada Johan Alfarizie dan kawan-kawan.

Baca Juga:Korban Tragedi Kanjuruhan Jadi 135 Orang, Terakhir Atas Nama Farzah Dwi Kurniawan

Sesi latihan secara tertutup tersebut perlu dilakukan agar para pemain bisa lebih leluasa untuk meluapkan isi hati mereka terkait peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu.

"Jika (dalam latihan) ditambah penonton atau media, itu nanti tidak keluar. Makanya kita butuh privasi, kalau ada satu pemain tiba-tiba mau teriak, mau menangis itu bisa lebih bebas," ujarnya.

Menurutnya, saat ini tim sedang berupaya untuk kembali bangkit pascatragedi yang menewaskan 134 orang tersebut. Ia berharap proses tersebut bisa berjalan dengan baik agar nantinya skuad Singo Edan siap untuk menghadapi lanjutan Liga 1 Indonesia.

"Paling penting tim mulai bangkit, kita harus siap untuk Liga 1 dimulai kembali," katanya. ANTARA

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak